Demo KOMPI Berjalan Tertib, Pejabat Indramayu Diberi “Hadiah” Biawak.

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu ( Transtwonews )  – Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI) menepati janjinya. Ribuan masyarakat pesisir pantai utara menggelar demo di Alun-alun Pendopo Indramayu, Kamis, (30/4/2026).

Dalam aksi damai itu, KOMPI memberikan hadiah 5 hewan biawak kepada pejabat Indramayu yang diwakili Pelaksna Tugas (Plt) Kasat Pol PP, Asep Afandi.

Bukan hanya itu, KOMPI juga secara simbolis menyerahkan tanda tangan petisi di kain putih, dan diserahkan langsung perwakilan pemerintah daerah, Asep Afandi.

Dalam demo yang dimulai pukul 9.48 WIB massa dari KOMPI langsung menuju satu titik di Alun-alun Indramayu atau persisnya depan kantor Pendopo Indramayu. Demo yang dikawal ratusan polisi gabungan sewilayah III Cirebon dan Brimob berjalan tertib, aman dan kondusif.

Pantauan Transtwonews.com, dilapangan, massa KOMPI yang bergerak dari titik kumpul halaman Kuliner Cimanuk langsung bergerak ke satu titik di Alun-alun Indramayu.

Di depan kantor Bupati Indramayu, massa KOMPI langsung membuka agenda kegiatan, dari mulai sholawatan, istigosah dan di lanjut orasi secara bergiliran.

“Kami datang secara damai, tolong temui kami Pak Bupati. Tujuan kami datang ingin menyampaikan suara masyarakat pesisir pantura menolak revitalisasi tambak pantura,” kata Kordum KOMPI, Hatta Bintang.

Darso (48) petambak asal desa Karanganyar Kecamatan Pasekan menegaskan, lahan tambak miliknya sudah menjadi lahan mata pencarian untuk menghidupi keluarganya.

Tambak miliknya adalah warisan dari kakeknya bapak Darma (almarhum) yang diberikan ke ayahnya (Sukara). Lahan garapan tambak milik Perhutani tersebut sudah di garap sejak 70 tahun lalu, persisnya saat Indonesia baru merdeka tahun 1945.

“Saat itu lahan masih rawa dan hutan. Kakek saya bersusah payah membuat lahan hutan jadi tambak, eh sekarang mau diambil oleh pemerintah dengan dalih revitalisasi. Kami jelas menolak demi keberlangsungan hidup keluarga,” kata Darso.

Jika ingin adil, lahan tambak yang mau diambil alih, sebaiknya pemerintah memberikan kerugian yang layak menghargai jerih payah kakeknya.

“Idealnya kerugian ini sebesar Rp 400 juta perhektar. Jika tidak diberi kompensasi yang layak, saya akan pertahankan hingga titik darah penghabisan sebagai bentuk menghargai perjuangan kakek dan ayahnya yang sudah bersusah payah membuat tambak,” tegas Darso.

Dirinya juga sangat menyayangkan Bupati Lucky Hakim yang lagi-lagi tak bisa menemui pendemo. Padahal kehadiran para petambak ini sebagai bentuk pengaduan nasib anak ke bapaknya yang saat ini sedang ada masalah terdzolimi karena kebijakan program strategis nasional revitalisasi tambak yang dinilai merugikan para petambak merampas hak garap petani tambak.

Plt Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu, Asep Afandi menegaskan, semua tuntutan masyarakat KOMPI akan dicatat dan akan disampaikan ke pimpinannya dalam hal ini Bupati Lucky Hakim.

“Semua tuntutan KOMPI akan kami perjuangkan. Kami akan terima tanda tangan petisi ini, selanjutnya akan dilaporkan ke Bupati Llucky untuk ditindaklanjuti,” kata Asep yang secara simbolis juga menerima hewan biawak hadiah dari KOMPI.

Makna Hadiah Biawak

Dalam konteks mitos atau primbon, biawak yang secara simbolis dikaitkan dengan “hadiah” sering kali ditafsirkan sebagai pertanda baik.

Berikut adalah makna hadiah atau kehadiran biawak: Datangnya Rezeki. Banyak yang meyakini jika biawak masuk rumah di siang hari, itu artinya penghuni rumah akan memperoleh rezeki atau keberuntungan secara tidak terduga. Hari ini, biawak dibawa pendemo masuk halaman pendopo.

Kehadiran hewan ini juga dianggap membawa pesan positif terkait kelancaran urusan pekerjaan.

Namun dalam simbol adaptasi, dalam budaya tertentu, biawak disimbolkan sebagai bentuk kewaspadaan dan kekuatan adaptasi.

“Semoga rakyat Indramayu khususnya warga petambak pesisir Pantura Indramayu mendapatkan keberuntungan, dan revitalisasi tambak ikan nila tidak terjadi di Bumi Wiralodra. Biawak untuk pemimpin kita juga sebagai dukungan kekuatan, bukan simbol kerakusan,” tegas Hatta. ( Kamal ).

Berita Terkait

Warga Desa Juntiweden Penerima Bantuan Beras CPP, Dipungut Rp15 Ribu
Dugaan Pelecehan oleh Oknum Guru Salah Satu  SMP Di Anjatan, 13 Siswa Mengaku Jadi Korban
Ketua Pokja Wartawan KBB Soroti Penyerapan Anggaran Dinkes 2025, Tuntut Transparansi Publik
Eksekusi Lahan di Soreang Berjalan, Ahli Waris Gugat Bank: Klaim Ada Cacat Hukum
PLN ULP Tanjungsari Sosialisasikan Bahaya Listrik, Imbau Warga Tidak Bermain Layang-Layang di Dekat Jaringan
Ketua Pokja Wartawan KBB Angkat Bicara: Dua Tahun Menjabat, Kinerja Masih Misteri – Bandung Barat Dipimpin atau Ditinggal?
Pemdes Cipaat Gelar Tasyukuran dan Halal Bihalal, Ajak Warga Bersatu Bangun Desa
Rakyat Kecewa, Pemkab Indramayu Lebih Utamakan Pengadaan Sewa Mobil Untuk Pejabat, Ketimbang Perbaikan Jalan Rusak, Ini Bukti Kebijakan Tidak Pro Rakyat!
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 13:39

Demo KOMPI Berjalan Tertib, Pejabat Indramayu Diberi “Hadiah” Biawak.

Minggu, 26 April 2026 - 15:04

Warga Desa Juntiweden Penerima Bantuan Beras CPP, Dipungut Rp15 Ribu

Senin, 20 April 2026 - 12:20

Dugaan Pelecehan oleh Oknum Guru Salah Satu  SMP Di Anjatan, 13 Siswa Mengaku Jadi Korban

Kamis, 16 April 2026 - 18:19

Ketua Pokja Wartawan KBB Soroti Penyerapan Anggaran Dinkes 2025, Tuntut Transparansi Publik

Selasa, 14 April 2026 - 15:30

Eksekusi Lahan di Soreang Berjalan, Ahli Waris Gugat Bank: Klaim Ada Cacat Hukum

Berita Terbaru