Ketua Pokja Wartawan KBB Soroti Penyerapan Anggaran Dinkes 2025, Tuntut Transparansi Publik

Kamis, 16 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KBB, (Transtwonews) – Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Kabupaten Bandung Barat (KBB) mempertanyakan penyerapan anggaran Dinas Kesehatan (Dinkes) KBB tahun 2025. Sorotan tersebut mencuat seiring tuntutan keterbukaan informasi publik yang dinilai masih belum optimal.

Menurutnya, transparansi dalam pengelolaan anggaran kesehatan merupakan hal krusial, mengingat dana tersebut bersumber dari publik dan digunakan untuk kepentingan masyarakat luas. Oleh karena itu, pemerintah daerah wajib membuka informasi secara jelas dan akuntabel, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik.
“Anggaran kesehatan harus terbuka. Masyarakat berhak tahu digunakan untuk apa saja, sejauh mana penyerapannya, dan apa dampaknya terhadap pelayanan kesehatan,” tegasnya.

Ia menambahkan, keterbukaan ini penting untuk memastikan bahwa penggunaan anggaran benar-benar tepat sasaran dan tidak menyimpang dari perencanaan yang telah ditetapkan.

Beberapa poin yang menjadi perhatian dalam pengelolaan anggaran kesehatan antara lain kesesuaian dengan dokumen perencanaan daerah seperti RPJMD dan RKPD, efektivitas serta efisiensi penggunaan anggaran, hingga aspek akuntabilitas yang harus bisa dipertanggungjawabkan kepada publik.

Dengan adanya transparansi, diharapkan masyarakat dapat ikut mengawasi jalannya program kesehatan, sekaligus memastikan bahwa kebutuhan layanan kesehatan di Kabupaten Bandung Barat benar-benar terpenuhi secara optimal.

Pewarta: Deni H.M

Berita Terkait

Eksekusi Lahan di Soreang Berjalan, Ahli Waris Gugat Bank: Klaim Ada Cacat Hukum
PLN ULP Tanjungsari Sosialisasikan Bahaya Listrik, Imbau Warga Tidak Bermain Layang-Layang di Dekat Jaringan
Ketua Pokja Wartawan KBB Angkat Bicara: Dua Tahun Menjabat, Kinerja Masih Misteri – Bandung Barat Dipimpin atau Ditinggal?
Pemdes Cipaat Gelar Tasyukuran dan Halal Bihalal, Ajak Warga Bersatu Bangun Desa
Rakyat Kecewa, Pemkab Indramayu Lebih Utamakan Pengadaan Sewa Mobil Untuk Pejabat, Ketimbang Perbaikan Jalan Rusak, Ini Bukti Kebijakan Tidak Pro Rakyat!
KOMPI Serahkan Uang Koin Hasil Solidaritas Petambak ke Pendopo, Bupati Lucky Hakim Menolak
Demo Beujung Anarkis!!!Alun-Alun Indramayu Jadi Sasaran Amuk Massa Akibat Tak Ditemui Bupati Lucky Hakim
Kasus PMI Indramayu Nur Watirih yang Dibunuh Majikan di Arab Saudi Berlanjut ke Ranah Hukum

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 15:30

Eksekusi Lahan di Soreang Berjalan, Ahli Waris Gugat Bank: Klaim Ada Cacat Hukum

Kamis, 9 April 2026 - 21:51

PLN ULP Tanjungsari Sosialisasikan Bahaya Listrik, Imbau Warga Tidak Bermain Layang-Layang di Dekat Jaringan

Kamis, 9 April 2026 - 20:55

Ketua Pokja Wartawan KBB Angkat Bicara: Dua Tahun Menjabat, Kinerja Masih Misteri – Bandung Barat Dipimpin atau Ditinggal?

Rabu, 8 April 2026 - 15:07

Pemdes Cipaat Gelar Tasyukuran dan Halal Bihalal, Ajak Warga Bersatu Bangun Desa

Rabu, 8 April 2026 - 12:20

Rakyat Kecewa, Pemkab Indramayu Lebih Utamakan Pengadaan Sewa Mobil Untuk Pejabat, Ketimbang Perbaikan Jalan Rusak, Ini Bukti Kebijakan Tidak Pro Rakyat!

Berita Terbaru