Kasus PMI Indramayu Nur Watirih yang Dibunuh Majikan di Arab Saudi Berlanjut ke Ranah Hukum

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu, ( Transtwonews ) – Kematian tragis Nur Watirih (49), warga Desa Segeran Kidul, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, akibat penganiayaan majikan di Riyadh, Arab Saudi, memasuki tahap hukum lanjutan di Indonesia. Jenazah korban ditemukan di samping tempat sampah dekat apartemen majikan pada Februari 2026, memicu tuntutan keadilan dari keluarga dan pemerintah.

Kronologi Kejadian
Nur Watirih dilaporkan meninggal pada 9 Februari 2026 setelah diduga mengalami penganiayaan berat oleh majikan warga Arab Saudi. Pemeriksaan forensik KBRI Riyadh konfirmasi penyebab kematian akibat kekerasan fisik ekstrem.
Pelaku ditahan di Penjara Wanita Al-Malaz, Riyadh, dan proses hukum di Saudi berjalan; keluarga laporkan sponsor ke polisi Indramayu atas dugaan TPPO serta kelalaian pengiriman ilegal pasca-moratorium 2015.

Pernyataan Keluarga
Adik korban, Maghfuroh (29), tuntut hukuman qisas: “Kami ingin keadilan, pelaku dihukum qisas, nyawa dibayar nyawa.” Keluarga juga soroti perlakuan tidak manusiawi selama Watirih bekerja.

Respons Kuasa Hukum
Toni RM, pengacara keluarga, koordinasi dengan KBRI Riyadh dan Kemlu RI: “Kami menuntut pelaku dihukum berat sesuai hukum Saudi. Jasad ditemukan di tempat sampah, kondisi memilukan.” Ia minta proses persidangan dimonitor ketat.

Sikap Pemerintah
Kementerian P2MI melalui Dirjen Rinardi pastikan pendampingan penuh: “Kami pantau hingga selesai, hak almarhumah dan keluarga terpenuhi.” KBRI Riyadh laporkan pelaku ditahan, proses hukum lanjut.
F-Buminu Sarbumusi desak diplomasi hukum lebih kuat untuk lindungi PMI di Saudi.

Kasus ini ungkap kerentanan PMI ilegal, dengan keluarga harap keadilan segera ditegakkan di dua negara.

( Kamal )

Berita Terkait

Oknum Petugas KBIHU Zahratul Ulum Karangampel Melarang Keras Wartawan Meliput Pemberangkatan Calon Jamaah Haji Kloter 30
HUT ke-17 LBH Balinkras, Perkuat Solidaritas dan Komitmen Bela Masyarakat Kecil
Massa Aksi Demo ATJ Soroti Dugaan Korupsi PDAM, Beri “Hadiah” Ular Sekarung ke Pendopo Indramayu 
Siswa SMP di Indramayu Tewas, Diduga Akibat Tawuran di Jembatan Cimanuk Jatibarang
Pungli Berkedok BPJS Mengintai Ibu Hamil di Indramayu, Dua Oknum Diduga Raup Jutaan Rupiah
Demo KOMPI Berjalan Tertib, Pejabat Indramayu Diberi “Hadiah” Biawak.
Warga Desa Juntiweden Penerima Bantuan Beras CPP, Dipungut Rp15 Ribu
Dugaan Pelecehan oleh Oknum Guru Salah Satu  SMP Di Anjatan, 13 Siswa Mengaku Jadi Korban
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:12

Oknum Petugas KBIHU Zahratul Ulum Karangampel Melarang Keras Wartawan Meliput Pemberangkatan Calon Jamaah Haji Kloter 30

Senin, 11 Mei 2026 - 15:50

HUT ke-17 LBH Balinkras, Perkuat Solidaritas dan Komitmen Bela Masyarakat Kecil

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:20

Massa Aksi Demo ATJ Soroti Dugaan Korupsi PDAM, Beri “Hadiah” Ular Sekarung ke Pendopo Indramayu 

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:53

Siswa SMP di Indramayu Tewas, Diduga Akibat Tawuran di Jembatan Cimanuk Jatibarang

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24

Pungli Berkedok BPJS Mengintai Ibu Hamil di Indramayu, Dua Oknum Diduga Raup Jutaan Rupiah

Berita Terbaru