SUMEDANG,transtwonews.com – Aparat gabungan bersama relawan dan masyarakat melakukan evakuasi material longsor akibat pergeseran tanah di Dusun Ciranggon RT 01/07, Desa Mekarahayu, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Kamis (09/04/2026).
Kegiatan evakuasi yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB tersebut melibatkan unsur TNI-Polri, BPBD Kabupaten Sumedang, Basarnas, Damkar, relawan Fly For Humanity, komunitas offroad, serta warga setempat. Sejumlah pejabat turut hadir di lokasi, di antaranya perwakilan BPBD Kabupaten Sumedang Bambang Rianto, Camat Sumedang Selatan Idi Suhandi, serta Kapolsek Sumedang Selatan AKP Sukardi bersama unsur Koramil Sumedang Kota.
Dalam proses evakuasi, tim gabungan menggunakan tiga unit alat alkon untuk menyemprot material lumpur, serta peralatan manual seperti cangkul guna membuka akses jalan yang tertutup longsor sekaligus melakukan pencarian korban yang tertimbun.
Setelah pencarian intensif selama beberapa jam, korban bernama Pepen akhirnya berhasil ditemukan sekitar pukul 14.39 WIB. Korban sebelumnya dilaporkan tertimbun material longsor.
Selanjutnya, korban langsung menjalani pemeriksaan medis oleh tim Puskesmas Sumedang Selatan dan proses identifikasi oleh Tim Inafis Polres Sumedang.
Usai seluruh proses penanganan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di TPU Ciranggon, Desa Mekarahayu.
Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika melalui Kapolsek Sumedang Selatan AKP Sukardi menyampaikan bahwa proses evakuasi berjalan aman dan lancar berkat sinergi seluruh pihak yang terlibat.
“Evakuasi ini merupakan bentuk respons cepat dan kerja sama antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta relawan dalam penanganan bencana. Alhamdulillah korban berhasil ditemukan dan telah diserahkan kepada pihak keluarga,” ujarnya.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, terutama di tengah intensitas hujan yang masih tinggi.
“Masyarakat yang berada di wilayah rawan longsor diharapkan lebih waspada guna mengantisipasi kejadian serupa,” tambahnya.
(Redaksi)


















