BP3MI Segera Tindak Tegas Sponsor-Agency Nakal Yang di Duga Memberangkatkan Buruh Migran Ilegal Nonprosedural

Rabu, 25 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu ( Transtwonews ) – Ketua Dewan Pimpinan Daerah TOPAN RI Kabupaten Indramayu, Dedi Harsono, mengambil langkah tegas dengan menindaklanjuti laporan dari suami Erlina terkait dugaan pemberangkatan pekerja migran secara nonprosedural ke Qatar.

Langkah tersebut diwujudkan melalui pengiriman surat klarifikasi dan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait. Dari hasil klarifikasi yang telah dilakukan, Dedi Harsono menyebut telah memperoleh penjelasan langsung dari Amad, suami Niyah yang sebelumnya diduga sebagai sponsor.

Dalam pertemuan yang disaksikan oleh keluarga serta beberapa orang kepercayaan pihak Niyah, Amad menjelaskan bahwa Niyah bukanlah sponsor sebagaimana yang dituduhkan. Ia menyebut, Niyah hanya menitipkan sejumlah uang untuk keperluan biaya medikal Erlina binti Rustayim Warsono.

Dana tersebut, lanjut Amad, berasal dari Yayu yang merupakan kakaknya (Mariyana), yang diduga memiliki keterkaitan sebagai agen di wilayah Qatar atau Timur Tengah.

Meski demikian, polemik terkait keberangkatan Erlina ke Qatar pada 19 Februari 2026 tetap menjadi perhatian serius. Dalam pertemuan lanjutan antara Dedi Harsono dan pihak Niyah, disepakati bahwa Erlina akan segera dipulangkan ke Indonesia dalam waktu dekat, menunggu dibukanya kembali penerbangan dari bandara internasional Qatar menuju Indonesia.

Dedi menegaskan bahwa pihaknya telah menjalankan fungsi pengaduan masyarakat dengan menyampaikan laporan kepada instansi terkait. Namun, ia menekankan bahwa kewenangan penindakan berada di tangan aparat dan lembaga pemerintah.

“Kami sudah menyampaikan laporan ke pihak terkait. Untuk tindak lanjut itu bukan kewenangan kami. Yang kami minta, siapapun yang terlibat, baik sponsor maupun agency, segera memulangkan Erlina tanpa syarat,” tegas Dedi Harsono.

Lebih jauh, ia menyebut kasus ini harus menjadi efek jera bagi oknum sponsor atau calo nakal yang masih nekat memberangkatkan tenaga kerja Indonesia secara ilegal atau nonprosedural.

Dedi juga mendesak pemerintah melalui BP3MI agar bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang terlibat. Menurutnya, praktik pengiriman pekerja migran ilegal kerap melibatkan jaringan yang terorganisir dan harus diberantas secara serius.

“Pemerintah harus hadir dan bertindak tegas. Oknum sponsor atau calo yang terlibat harus diproses sesuai hukum yang berlaku. Ini penting untuk melindungi masyarakat dari praktik ilegal yang merugikan dan berbahaya,” pungkasnya.

Kasus ini kembali membuka mata publik akan masih maraknya praktik pengiriman pekerja migran nonprosedural, yang tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berisiko tinggi terhadap keselamatan dan kesejahteraan para pekerja di luar negeri.

( Kamal )

Berita Terkait

HUT ke-17 LBH Balinkras, Perkuat Solidaritas dan Komitmen Bela Masyarakat Kecil
Massa Aksi Demo ATJ Soroti Dugaan Korupsi PDAM, Beri “Hadiah” Ular Sekarung ke Pendopo Indramayu 
Siswa SMP di Indramayu Tewas, Diduga Akibat Tawuran di Jembatan Cimanuk Jatibarang
Pungli Berkedok BPJS Mengintai Ibu Hamil di Indramayu, Dua Oknum Diduga Raup Jutaan Rupiah
Demo KOMPI Berjalan Tertib, Pejabat Indramayu Diberi “Hadiah” Biawak.
Warga Desa Juntiweden Penerima Bantuan Beras CPP, Dipungut Rp15 Ribu
Dugaan Pelecehan oleh Oknum Guru Salah Satu  SMP Di Anjatan, 13 Siswa Mengaku Jadi Korban
Ketua Pokja Wartawan KBB Soroti Penyerapan Anggaran Dinkes 2025, Tuntut Transparansi Publik
Tag :

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 15:50

HUT ke-17 LBH Balinkras, Perkuat Solidaritas dan Komitmen Bela Masyarakat Kecil

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:20

Massa Aksi Demo ATJ Soroti Dugaan Korupsi PDAM, Beri “Hadiah” Ular Sekarung ke Pendopo Indramayu 

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:53

Siswa SMP di Indramayu Tewas, Diduga Akibat Tawuran di Jembatan Cimanuk Jatibarang

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24

Pungli Berkedok BPJS Mengintai Ibu Hamil di Indramayu, Dua Oknum Diduga Raup Jutaan Rupiah

Kamis, 30 April 2026 - 13:39

Demo KOMPI Berjalan Tertib, Pejabat Indramayu Diberi “Hadiah” Biawak.

Berita Terbaru