Linmas Mekarjaya Keluhkan Insentif 2025 Belum Dibayar, Janji Pemerintah Desa Dipertanyakan

Rabu, 25 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bandung, (Transtwonews) – Sebanyak 20 anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) Desa Mekarjaya, Kecamatan Banjaran, mengeluhkan belum dibayarkannya insentif selama dua bulan pada tahun 2025. Ironisnya, kini sudah memasuki tahun 2026, namun hak tersebut belum juga mereka terima (25/2/2026).

Beberapa Linmas yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya. Ia menyebut, meski nominal insentif hanya Rp200 ribu per bulan, uang tersebut sangat berarti bagi mereka.

“Kami bingung kenapa insentif tahun 2025 belum dibayarkan sepenuhnya. Walaupun hanya Rp200 ribu per bulan, itu sangat kami butuhkan. Kami sudah menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Diketahui, mekanisme pembayaran insentif Linmas di Desa Mekarjaya berada di bawah tanggung jawab Kasi Pemerintahan Desa sebagai leading sector penyaluran.

Pada Desember 2025, seluruh anggota Linmas disebut telah melakukan pertemuan dengan Kasi Pemerintahan yang turut disaksikan Sekretaris Desa. Pertemuan tersebut membahas keterlambatan pembayaran insentif selama dua bulan di tahun 2025.

Dalam forum tersebut, Kasi Pemerintahan tidak membantah adanya keterlambatan dan menyatakan kesanggupan untuk membayarkan tunggakan. Namun, pembayaran disebut akan dilakukan secara bertahap.

Janji tersebut hingga kini masih dinanti realisasinya.

“Kami berharap janji itu benar-benar ditepati. Kami hanya menuntut hak kami,” tambahnya.

Kondisi ini memunculkan tanda tanya mengenai pengelolaan anggaran dan komitmen Pemerintah Desa dalam memenuhi hak aparatur desa non-struktural seperti Linmas. Meski nominalnya relatif kecil, keterlambatan pembayaran dinilai mencerminkan lemahnya tata kelola administrasi dan transparansi anggaran.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Desa Mekarjaya terkait alasan belum dibayarkannya insentif dua bulan tahun 2025 tersebut.

Peristiwa ini diharapkan menjadi perhatian serius Pemerintah Desa agar hak-hak Beberapa  Linmas dapat segera dipenuhi tanpa harus menunggu berlarut-larut hingga tahun anggaran berikutnya.

Nara sumber: Beberapa Linmas

Reporter:Hidayat

Berita Terkait

HUT ke-17 LBH Balinkras, Perkuat Solidaritas dan Komitmen Bela Masyarakat Kecil
Massa Aksi Demo ATJ Soroti Dugaan Korupsi PDAM, Beri “Hadiah” Ular Sekarung ke Pendopo Indramayu 
Siswa SMP di Indramayu Tewas, Diduga Akibat Tawuran di Jembatan Cimanuk Jatibarang
Pungli Berkedok BPJS Mengintai Ibu Hamil di Indramayu, Dua Oknum Diduga Raup Jutaan Rupiah
Demo KOMPI Berjalan Tertib, Pejabat Indramayu Diberi “Hadiah” Biawak.
Warga Desa Juntiweden Penerima Bantuan Beras CPP, Dipungut Rp15 Ribu
Dugaan Pelecehan oleh Oknum Guru Salah Satu  SMP Di Anjatan, 13 Siswa Mengaku Jadi Korban
Ketua Pokja Wartawan KBB Soroti Penyerapan Anggaran Dinkes 2025, Tuntut Transparansi Publik
Tag :

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 15:50

HUT ke-17 LBH Balinkras, Perkuat Solidaritas dan Komitmen Bela Masyarakat Kecil

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:20

Massa Aksi Demo ATJ Soroti Dugaan Korupsi PDAM, Beri “Hadiah” Ular Sekarung ke Pendopo Indramayu 

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:53

Siswa SMP di Indramayu Tewas, Diduga Akibat Tawuran di Jembatan Cimanuk Jatibarang

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24

Pungli Berkedok BPJS Mengintai Ibu Hamil di Indramayu, Dua Oknum Diduga Raup Jutaan Rupiah

Kamis, 30 April 2026 - 13:39

Demo KOMPI Berjalan Tertib, Pejabat Indramayu Diberi “Hadiah” Biawak.

Berita Terbaru