Kades Langensari Cianjur Mundur Usai Didemo Warga Terkait Dugaan Chat Mesum

Kamis, 1 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur,(transtwonews) – Kepala Desa Langensari, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Fajar Syuban Amarullah, mengundurkan diri dari jabatannya setelah ratusan warga menggelar aksi demonstrasi di kantor desa, Selasa (30/12/2025).

Aksi tersebut dipicu oleh dugaan percakapan pesan mesum antara Fajar dan seorang kepala dusun (Kadus) perempuan yang telah bersuami. Warga menilai tindakan tersebut mencederai moral dan etika sebagai pejabat publik.

Dalam aksi yang sempat berlangsung tegang, massa mengepung kantor desa sambil meneriakkan tuntutan agar kepala desa segera keluar dan menyatakan pengunduran diri. Beberapa warga juga melempar minuman kemasan dan petasan lodong ke arah kantor desa.

Koordinator aksi, Agus Bunyamien Alfarizi, menyebut demonstrasi tersebut merupakan puncak kekecewaan masyarakat.

Menurutnya, warga sebelumnya telah menempuh jalur musyawarah melalui Badan Permusyawaratan Desa (BPD), namun tidak mendapatkan respons yang memuaskan.
“Ini puncak kekecewaan warga atas dugaan percakapan tidak bermoral antara kades dan kadus. Kami sudah mencoba musyawarah, tapi tidak ada hasil,” ujar Agus.

Situasi mulai kondusif setelah Fajar akhirnya menandatangani surat pengunduran diri.
“Alhamdulillah, yang bersangkutan sudah legowo dan mundur dari jabatannya,” kata Agus.

Selain dugaan chat mesum, warga juga menyoroti dugaan persoalan lain, seperti pengelolaan Dana Desa dan tanah carik. Namun, massa menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada aparat pengawas dan penegak hukum.

Sementara itu, Fajar Syuban Amarullah menyatakan pengunduran dirinya dilakukan untuk meredam situasi dan menjaga kondusivitas wilayah.

“Ini murni karena desakan masyarakat. Saya melihat langsung kondisi di lapangan dan menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil demi menjaga stabilitas pemerintahan desa agar proses selanjutnya dapat berjalan aman dan tertib.

“Kami mengikuti mekanisme yang berlaku. Proses selanjutnya akan dilimpahkan kepada pihak terkait, termasuk Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa,” jelasnya.
(Andi Sumardi)

Berita Terkait

HUT ke-17 LBH Balinkras, Perkuat Solidaritas dan Komitmen Bela Masyarakat Kecil
Massa Aksi Demo ATJ Soroti Dugaan Korupsi PDAM, Beri “Hadiah” Ular Sekarung ke Pendopo Indramayu 
Siswa SMP di Indramayu Tewas, Diduga Akibat Tawuran di Jembatan Cimanuk Jatibarang
Pungli Berkedok BPJS Mengintai Ibu Hamil di Indramayu, Dua Oknum Diduga Raup Jutaan Rupiah
Demo KOMPI Berjalan Tertib, Pejabat Indramayu Diberi “Hadiah” Biawak.
Warga Desa Juntiweden Penerima Bantuan Beras CPP, Dipungut Rp15 Ribu
Dugaan Pelecehan oleh Oknum Guru Salah Satu  SMP Di Anjatan, 13 Siswa Mengaku Jadi Korban
Ketua Pokja Wartawan KBB Soroti Penyerapan Anggaran Dinkes 2025, Tuntut Transparansi Publik
Tag :

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 15:50

HUT ke-17 LBH Balinkras, Perkuat Solidaritas dan Komitmen Bela Masyarakat Kecil

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:20

Massa Aksi Demo ATJ Soroti Dugaan Korupsi PDAM, Beri “Hadiah” Ular Sekarung ke Pendopo Indramayu 

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:53

Siswa SMP di Indramayu Tewas, Diduga Akibat Tawuran di Jembatan Cimanuk Jatibarang

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24

Pungli Berkedok BPJS Mengintai Ibu Hamil di Indramayu, Dua Oknum Diduga Raup Jutaan Rupiah

Kamis, 30 April 2026 - 13:39

Demo KOMPI Berjalan Tertib, Pejabat Indramayu Diberi “Hadiah” Biawak.

Berita Terbaru