Dugaan Pungutan Liar di Pasar Induk Jebrod Cianjur, Oknum Kepala Pasar dan Pemegang Palkiran Jadi Tersangka

Selasa, 17 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur, (transtwonews) – Terungkap dugaan pungutan liar (pungli) yang terjadi di Pasar Induk Jebrod, Kabupaten Cianjur. Kegiatan tidak bertanggung jawab tersebut diduga dilakukan oleh oknum kepala pasar berinisial D dan pemegang palkiran berinisial H, bersama dengan H.I.

Ketika awak media ingin melakukan konfirmasi langsung kepada kepala pasar berinisial D, ternyata beliau tidak ada di kantor. Padahal, pada hari sebelumnya (Senin, 16/03/2026) beliau masih masuk kerja dan seharusnya tetap aktif pada hari ini. Kondisi yang lebih mengkhawatirkan adalah tidak ada satu pun staf yang masuk kantor pada saat pemeriksaan awak media.Selasa (17/03/2026)

Informasi tentang dugaan pungli ini berasal dari laporan yang diterima awak media dari ketua K.5. Dilaporkan bahwa seseorang yang berinisial U mengutarakan adanya pungutan sebesar 5 ribu rupiah per hari kepada seluruh pedagang di Pasar Induk Jebrod.

Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, awak media melakukan konfirmasi kepada beberapa pedagang. Pedagang berinisial D.Z dan R.N mengakui dan membenarkan adanya pungutan liar yang disebutkan. Lebih jauh, diduga uang hasil pungli tersebut dijadikan ajang bancakan dan sebagian besar diperkirakan masuk ke rekening oknum di Dinas Perdagangan dengan nominal sekitar 5 juta rupiah per bulan.

Sampai saat ini, pihak berwenang belum memberikan klarifikasi resmi terkait kasus ini. Awak media akan terus mengikuti perkembangan informasi terkait dugaan pungutan liar di Pasar Induk Jebrod dan memberikan update terbaru secepatnya.
(Andi Sumardi)

Berita Terkait

HUT ke-17 LBH Balinkras, Perkuat Solidaritas dan Komitmen Bela Masyarakat Kecil
Massa Aksi Demo ATJ Soroti Dugaan Korupsi PDAM, Beri “Hadiah” Ular Sekarung ke Pendopo Indramayu 
Siswa SMP di Indramayu Tewas, Diduga Akibat Tawuran di Jembatan Cimanuk Jatibarang
Pungli Berkedok BPJS Mengintai Ibu Hamil di Indramayu, Dua Oknum Diduga Raup Jutaan Rupiah
Demo KOMPI Berjalan Tertib, Pejabat Indramayu Diberi “Hadiah” Biawak.
Warga Desa Juntiweden Penerima Bantuan Beras CPP, Dipungut Rp15 Ribu
Dugaan Pelecehan oleh Oknum Guru Salah Satu  SMP Di Anjatan, 13 Siswa Mengaku Jadi Korban
Ketua Pokja Wartawan KBB Soroti Penyerapan Anggaran Dinkes 2025, Tuntut Transparansi Publik

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 15:50

HUT ke-17 LBH Balinkras, Perkuat Solidaritas dan Komitmen Bela Masyarakat Kecil

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:20

Massa Aksi Demo ATJ Soroti Dugaan Korupsi PDAM, Beri “Hadiah” Ular Sekarung ke Pendopo Indramayu 

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:53

Siswa SMP di Indramayu Tewas, Diduga Akibat Tawuran di Jembatan Cimanuk Jatibarang

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24

Pungli Berkedok BPJS Mengintai Ibu Hamil di Indramayu, Dua Oknum Diduga Raup Jutaan Rupiah

Kamis, 30 April 2026 - 13:39

Demo KOMPI Berjalan Tertib, Pejabat Indramayu Diberi “Hadiah” Biawak.

Berita Terbaru