Dugaan Pungutan Liar SPP di SMAS Plus Guna Cipta Sumedang, Kepala Sekolah Terancam Sanksi

Jumat, 12 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumedang,(transtwonews) – Sebuah Sekolah Menengah Atas Swasta (SMAS) di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, yaitu SMAS Plus Guna Cipta, diduga melakukan pungutan liar (pungli) terkait uang Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP). Padahal, sekolah tersebut berstatus sebagai penerima Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Menurut informasi yang dihimpun, dari beberapa orang tua siswa yang enggan di sebutkan namanya, ketika di konfirmasi oleh awak media transtwonews.com, praktik ini diduga melibatkan pemotongan langsung dari dana Program Indonesia Pintar (PIP) yang seharusnya diterima oleh siswa. Kepala Sekolah SMAS Plus Guna Cipta, M Fadhlan Irfan Darmawan, disebut-sebut mengetahui dan terlibat dalam praktik ini.

Modus yang dilakukan adalah pemotongan sebesar Rp100.000 dari dana PIP untuk pembayaran SPP. Selain itu, pihak sekolah juga diduga memungut hingga Rp500.000 per siswa dari dana PIP dengan dalih bahwa dana tersebut berasal dari aspirasi dewan. Kejadian ini diduga terjadi sepanjang tahun 2024.

Dari total 112 siswa, sebanyak 106 siswa menerima dana PIP. Namun yang di berikan hanya 44 siswa saja, pada kenyataannya, SMAS Plus Guna Cipta menerima dana PIP reguler, bukan dana aspirasi seperti yang diklaim.

Menanggapi dugaan ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang menyatakan akan segera melakukan investigasi. Jika terbukti bersalah, SMAS Plus Guna Cipta dan Kepala Sekolah M Fadhlan Irfan Darmawan terancam sanksi tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku. Sanksi tersebut bisa berupa teguran keras, penundaan atau penghentian penyaluran dana BOS, hingga pencabutan izin operasional sekolah.

Praktik pungutan liar sangat merugikan sis&wa dan mencoreng citra pendidikan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk memberantas segala bentuk pungli di lingkungan sekolah.

Penulis( Andi Sumardi )

Berita Terkait

HUT ke-17 LBH Balinkras, Perkuat Solidaritas dan Komitmen Bela Masyarakat Kecil
Massa Aksi Demo ATJ Soroti Dugaan Korupsi PDAM, Beri “Hadiah” Ular Sekarung ke Pendopo Indramayu 
Siswa SMP di Indramayu Tewas, Diduga Akibat Tawuran di Jembatan Cimanuk Jatibarang
Pungli Berkedok BPJS Mengintai Ibu Hamil di Indramayu, Dua Oknum Diduga Raup Jutaan Rupiah
Demo KOMPI Berjalan Tertib, Pejabat Indramayu Diberi “Hadiah” Biawak.
Warga Desa Juntiweden Penerima Bantuan Beras CPP, Dipungut Rp15 Ribu
Dugaan Pelecehan oleh Oknum Guru Salah Satu  SMP Di Anjatan, 13 Siswa Mengaku Jadi Korban
Ketua Pokja Wartawan KBB Soroti Penyerapan Anggaran Dinkes 2025, Tuntut Transparansi Publik

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 15:50

HUT ke-17 LBH Balinkras, Perkuat Solidaritas dan Komitmen Bela Masyarakat Kecil

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:20

Massa Aksi Demo ATJ Soroti Dugaan Korupsi PDAM, Beri “Hadiah” Ular Sekarung ke Pendopo Indramayu 

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:53

Siswa SMP di Indramayu Tewas, Diduga Akibat Tawuran di Jembatan Cimanuk Jatibarang

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24

Pungli Berkedok BPJS Mengintai Ibu Hamil di Indramayu, Dua Oknum Diduga Raup Jutaan Rupiah

Kamis, 30 April 2026 - 13:39

Demo KOMPI Berjalan Tertib, Pejabat Indramayu Diberi “Hadiah” Biawak.

Berita Terbaru