116 Santri Ponpes Nuurush Sholaah Cimanggung Diduga Keracunan Massal

Sabtu, 20 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrsi

Foto Ilustrsi

CIMANGGUNG (transtwonews) — Sebanyak 116 santri Pondok Pesantren Nuurush Sholaah, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, diduga mengalami keracunan massal pada Jumat (19/12/2025). Peristiwa ini terjadi hampir 24 jam setelah para santri mengonsumsi makanan katering usai mengikuti pengajian rutin malam Jumat.

Kapolsek Cimanggung, Kompol Aan Supriatna, menjelaskan bahwa menu makanan yang dikonsumsi para santri terdiri dari nasi, ayam, telur pedas, dan kentang kering. Usai menyantap hidangan tersebut, para santri mulai mengeluhkan pusing, mual, hingga demam.

“Dari total korban, 61 santri dirujuk ke lima rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Sementara santri lainnya ditangani langsung di lingkungan pesantren oleh tim kesehatan,” ujar Kompol Aan Supriatna.

Untuk mengungkap penyebab kejadian ini, Polres Sumedang menurunkan tim Inafis guna mengambil sampel sisa makanan yang akan dilakukan pemeriksaan laboratorium. Kepolisian menegaskan bahwa insiden tersebut tidak berkaitan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Karena makanan yang dikonsumsi para santri berasal dari jasa katering di wilayah Cikancung, Kabupaten Bandung,” tambahnya.

Hingga Jumat malam, kondisi para santri masih dalam pemantauan intensif oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang bersama puskesmas setempat. Sementara itu, penyelidikan untuk memastikan penyebab dugaan keracunan massal tersebut masih terus berlangsung.

Sumber: Info Cimanggung

Berita Terkait

HUT ke-17 LBH Balinkras, Perkuat Solidaritas dan Komitmen Bela Masyarakat Kecil
Massa Aksi Demo ATJ Soroti Dugaan Korupsi PDAM, Beri “Hadiah” Ular Sekarung ke Pendopo Indramayu 
Siswa SMP di Indramayu Tewas, Diduga Akibat Tawuran di Jembatan Cimanuk Jatibarang
Pungli Berkedok BPJS Mengintai Ibu Hamil di Indramayu, Dua Oknum Diduga Raup Jutaan Rupiah
Demo KOMPI Berjalan Tertib, Pejabat Indramayu Diberi “Hadiah” Biawak.
Warga Desa Juntiweden Penerima Bantuan Beras CPP, Dipungut Rp15 Ribu
Dugaan Pelecehan oleh Oknum Guru Salah Satu  SMP Di Anjatan, 13 Siswa Mengaku Jadi Korban
Ketua Pokja Wartawan KBB Soroti Penyerapan Anggaran Dinkes 2025, Tuntut Transparansi Publik

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 15:50

HUT ke-17 LBH Balinkras, Perkuat Solidaritas dan Komitmen Bela Masyarakat Kecil

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:20

Massa Aksi Demo ATJ Soroti Dugaan Korupsi PDAM, Beri “Hadiah” Ular Sekarung ke Pendopo Indramayu 

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:53

Siswa SMP di Indramayu Tewas, Diduga Akibat Tawuran di Jembatan Cimanuk Jatibarang

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24

Pungli Berkedok BPJS Mengintai Ibu Hamil di Indramayu, Dua Oknum Diduga Raup Jutaan Rupiah

Kamis, 30 April 2026 - 13:39

Demo KOMPI Berjalan Tertib, Pejabat Indramayu Diberi “Hadiah” Biawak.

Berita Terbaru