Dugaan Penyimpangan Proyek BBWS Citarum di Cianjur: Material Tak Sesuai RAB, Anggaran Tak Transparan milik PT Adhi karya Persero TBK.

Kamis, 27 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur,(Trans twonews) – Proyek peningkatan dan rehabilitasi utama yang dikerjakan oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk di bawah naungan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, tepatnya di Kp. Bendungan Cidadali, Desa Margasari, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, diduga bermasalah. Proyek ini disinyalir tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, ditemukan penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi. Batu yang seharusnya menggunakan batu belah sesuai RAB, justru diambil dari kali. Hal serupa juga terjadi pada pasir, yang diambil langsung dari sungai, bukan dari sumber yang memenuhi standar kualitas bangunan.

Selain masalah material, proyek ini juga disorot terkait transparansi anggaran. Papan informasi proyek tidak mencantumkan nominal anggaran yang dialokasikan. Hal ini menimbulkan kecurigaan di kalangan masyarakat dan memunculkan dugaan bahwa proyek ini dikerjakan tanpa kejelasan anggaran atau bahkan disebut sebagai “proyek nenek moyang”.
“Warga sekitar yang tinggal di dekat lokasi proyek mengungkapkan kekecewaan ,termasuk yang kerja di palangan pun, hanya di berikan rompi dan helm, sedangkan sepatu boot tidak di kasihkan oleh pelaksana di lapangan, sedangkan kalau mengacu kepada keselamatan kerja(K3) alat pelindung diri (APD) harus di gunakan demi keselamatan kerja, mereka terhadap kualitas pekerjaan yang terkesan asal-asalan. “Kami khawatir proyek ini tidak akan bertahan lama jika material yang digunakan tidak sesuai standar,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Adhi Karya maupun BBWS Citarum belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penyimpangan ini. Masyarakat berharap agar pihak berwenang segera melakukan investigasi mendalam dan menindak tegas jika terbukti adanya pelanggaran.

Penulis: Andi sumardi

Berita Terkait

HUT ke-17 LBH Balinkras, Perkuat Solidaritas dan Komitmen Bela Masyarakat Kecil
Massa Aksi Demo ATJ Soroti Dugaan Korupsi PDAM, Beri “Hadiah” Ular Sekarung ke Pendopo Indramayu 
Siswa SMP di Indramayu Tewas, Diduga Akibat Tawuran di Jembatan Cimanuk Jatibarang
Pungli Berkedok BPJS Mengintai Ibu Hamil di Indramayu, Dua Oknum Diduga Raup Jutaan Rupiah
Demo KOMPI Berjalan Tertib, Pejabat Indramayu Diberi “Hadiah” Biawak.
Warga Desa Juntiweden Penerima Bantuan Beras CPP, Dipungut Rp15 Ribu
Dugaan Pelecehan oleh Oknum Guru Salah Satu  SMP Di Anjatan, 13 Siswa Mengaku Jadi Korban
Ketua Pokja Wartawan KBB Soroti Penyerapan Anggaran Dinkes 2025, Tuntut Transparansi Publik
Tag :

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 15:50

HUT ke-17 LBH Balinkras, Perkuat Solidaritas dan Komitmen Bela Masyarakat Kecil

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:20

Massa Aksi Demo ATJ Soroti Dugaan Korupsi PDAM, Beri “Hadiah” Ular Sekarung ke Pendopo Indramayu 

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:53

Siswa SMP di Indramayu Tewas, Diduga Akibat Tawuran di Jembatan Cimanuk Jatibarang

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24

Pungli Berkedok BPJS Mengintai Ibu Hamil di Indramayu, Dua Oknum Diduga Raup Jutaan Rupiah

Kamis, 30 April 2026 - 13:39

Demo KOMPI Berjalan Tertib, Pejabat Indramayu Diberi “Hadiah” Biawak.

Berita Terbaru