Presiden RI kunjungi Pasar Baleendah

Senin, 6 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab Bandung,(transtwonews) – Presiden RI Joko Widodo mengunjungi Pasar Baleendah di Jalan Siliwangi Kelurahan Baleendah Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung, Minggu (5/3/2023).

Dalam kunjungan nya Joko Widodo menemui para pedagang di kawasan pasar tersebut danmelakukan komunikasi dengan para pedagang terkait dengan pengecekan harga-harga kebutuhan pangan di

Sambil berkeliling pasar kawasan Pasar Baleendah. Presiden Joko Widodo turut memantau perkembangan sekaligus persediaan bahan-bahan pokok untuk kebutuhan masyarakat luas memastikan kebutuhan stok pangan jelang bulan suci Ramadan dan Idulfitri aman.

Kunjungan orang nomor satu di Indonesia itu disambut Bupati Bandung Dr. H.M. Dadang Supriatna, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bandung Dicky Anugrah, dan jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung, Forkopimda Jawa Barat dan pihak lainnya.

Ribuan warga terlihat antusias menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo, dan sejumlah warga pun berteriak. “Pak Jokowi. Pak Jokowi,” teriak warga saat menyambut kehadiran Presiden Joko Widodo tersebut.

Bahkan ada di antara warga yang menyanyikan, “Jokowi siapa yang punya. Yang punya, kita semua”.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden Joko Widodo turut membagi-bagikan kaos, sembako, dan buku kepada masyarakat yang ada di sekitar Pasar Baleendah.

Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa kunjungannya ke Pasar Baleendah untuk mengecek beberapa harga-harga komoditas kebutuhan pangan di pasar tersebut. “Memang ada kenaikan. Tapi untuk cabe rawit hijau dan cabe merah memang ada kenaikan Rp 70.000 sampai Rp 80.000/kg,” kata Joko Widodo di tengah-tengah kunjungan kerja pengecekan harga-harga kebutuhan pangan ke Pasar Baleendah.

Menurutnya, kenaikan harga kebutuhan pangan itu merupakan fenomena tahunan, yang memang sulit untuk diselesaikan. “Ya memang petani juga harus dapat untung dan nanti bisa turun lagi harganya,” katanya.

Joko Widodo mengatakan, harga beras di Pasar Baleendah belum turun.
“Yang kedua harga beras disini belum turun. Tadi saya sudah telepon Bulog untuk juga diadakan operasi pasar di Pasar Baleendah Kabupaten Bandung untuk menurunkan harga. Untuk yang lain-lain saya rasa stabil,” ungkap Jokowi.

Meski demikian, Jokowi memastikan stok pangan menjelang Ramadan dan Idulfiri aman karena sebentar lagi para petani akan panen raya.
“Panen raya ngga ada masalah, panen raya dimana-mana. Jadi apa secara otomatis kalau suplainya banyak pasokannya banyak ya (harga) pasti turun,” kata Jokowi.
(Gugum G. Waluya Amd)

Berita Terkait

Halal Bihalal Komando 73 Wilayah Banten 1447 H/2026 M Pererat Silaturahmi
Perintah Gubernur Jabar, Bupati Indramayu Lucky Hakim Segera Berikan Kompensasi Warga Pengambil Uang Koin Di Jembatan Kali Sewo
Gubernur H Dedi Mulyadi Siapkan Bantuan Rp10 Juta untuk Relokasi Sementara Warga Bantaran Sungai Eretan
Bupati Bandung Ungkap Alasan Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana
Apdesi Desak Pembatalan PMK No 81 , Tuntut Pencairan Dana Desa Tahap II
IPDN–Kemendagri Gerak Cepat Salurkan Bantuan Kebencanaan di Aceh, Sumbar, dan Sumut
Wow Luar biasa Desa Karyamukti –  Cibatu _Garut, Raih Penghargaan Mandaya Award, Dinilai Berkontribusi Pemberdayaan Masyarakat program Harum madu
Upacara Pembukaan Diksarmendispra IPDN Angkatan XXXVI Tahun 2025 Berlangsung Khidmat dan Lancar

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 11:52

Halal Bihalal Komando 73 Wilayah Banten 1447 H/2026 M Pererat Silaturahmi

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:09

Perintah Gubernur Jabar, Bupati Indramayu Lucky Hakim Segera Berikan Kompensasi Warga Pengambil Uang Koin Di Jembatan Kali Sewo

Kamis, 18 Desember 2025 - 19:22

Gubernur H Dedi Mulyadi Siapkan Bantuan Rp10 Juta untuk Relokasi Sementara Warga Bantaran Sungai Eretan

Selasa, 9 Desember 2025 - 19:08

Bupati Bandung Ungkap Alasan Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana

Selasa, 9 Desember 2025 - 17:49

Apdesi Desak Pembatalan PMK No 81 , Tuntut Pencairan Dana Desa Tahap II

Berita Terbaru