Gubernur H Dedi Mulyadi Siapkan Bantuan Rp10 Juta untuk Relokasi Sementara Warga Bantaran Sungai Eretan

Kamis, 18 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu,( Transtwonews ) – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyiapkan bantuan sebesar Rp10 juta per orang bagi warga yang tinggal di bantaran sungai Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, sebagai bentuk dukungan relokasi sementara dalam rangka pembangunan tanggul sungai dan penanganan banjir rob.

Bantuan tersebut diberikan karena bantaran sungai yang selama ini ditempati warga akan digunakan untuk normalisasi sungai oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Proses relokasi menjadi syarat utama agar proyek pembangunan tanggul dapat segera dilaksanakan.

“Ini sungai sebentar lagi akan dinormalisasi oleh BBWS. Sekarang warganya dikasih uang untuk pindah dulu, nilainya Rp10 juta,” ujar Dedi Mulyadi saat memberikan keterangan di Aula Kantor Kecamatan Kandanghaur, Kamis (18/12/2025).

Menurut Dedi, wilayah Eretan telah mengalami banjir rob selama puluhan tahun, dan kondisinya kini semakin parah karena air tidak hanya berasal dari laut, tetapi juga dari luapan sungai. Pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan tembok laut dan tanggul sungai, namun pelaksanaannya terkendala oleh masih adanya bangunan warga di bantaran sungai.

“Kalau mau bangun tanggul, bantaran sungainya harus kosong,” tegasnya.

Dedi menjelaskan, bantuan Rp10 juta tersebut bersifat relokasi sementara, yang dapat digunakan untuk kebutuhan pindah, termasuk biaya sewa rumah. Total terdapat 207 warga yang akan menerima bantuan tersebut.

Ke depan, Gubernur Jawa Barat meminta Bupati Indramayu untuk segera menyiapkan lahan pembangunan kampung nelayan sebagai hunian permanen bagi warga yang direlokasi. Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga akan turut membantu pembangunan rumah bagi warga terdampak.

“Biar sungainya mengalir, rakyatnya tidak bikin watir. Watir itu menyedihkan. Nanti kita bangun kampung nelayan yang bersih,” ucapnya.

Gubernur Dedi Mulyadi juga mengingatkan agar bantuan yang diberikan tidak digunakan untuk keperluan lain di luar relokasi.

“Ingat, uang ini buat pindah. Yang penting sekarang tidak kebanjiran. Kalau bisa numpang dulu di rumah saudara, uangnya bisa disimpan untuk persiapan bangun rumah,” tuturnya.

( Kamal )

Berita Terkait

Halal Bihalal Komando 73 Wilayah Banten 1447 H/2026 M Pererat Silaturahmi
Perintah Gubernur Jabar, Bupati Indramayu Lucky Hakim Segera Berikan Kompensasi Warga Pengambil Uang Koin Di Jembatan Kali Sewo
Bupati Bandung Ungkap Alasan Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana
Apdesi Desak Pembatalan PMK No 81 , Tuntut Pencairan Dana Desa Tahap II
IPDN–Kemendagri Gerak Cepat Salurkan Bantuan Kebencanaan di Aceh, Sumbar, dan Sumut
Wow Luar biasa Desa Karyamukti –  Cibatu _Garut, Raih Penghargaan Mandaya Award, Dinilai Berkontribusi Pemberdayaan Masyarakat program Harum madu
Upacara Pembukaan Diksarmendispra IPDN Angkatan XXXVI Tahun 2025 Berlangsung Khidmat dan Lancar
KDM Gubernur Jawa Barat Apresiasi Kinerja Polres Indramayu Polda Jabar Dalam Tangani Peristiwa Tragis Pembunuh Di Kamar Kost Singajaya

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 11:52

Halal Bihalal Komando 73 Wilayah Banten 1447 H/2026 M Pererat Silaturahmi

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:09

Perintah Gubernur Jabar, Bupati Indramayu Lucky Hakim Segera Berikan Kompensasi Warga Pengambil Uang Koin Di Jembatan Kali Sewo

Kamis, 18 Desember 2025 - 19:22

Gubernur H Dedi Mulyadi Siapkan Bantuan Rp10 Juta untuk Relokasi Sementara Warga Bantaran Sungai Eretan

Selasa, 9 Desember 2025 - 19:08

Bupati Bandung Ungkap Alasan Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana

Selasa, 9 Desember 2025 - 17:49

Apdesi Desak Pembatalan PMK No 81 , Tuntut Pencairan Dana Desa Tahap II

Berita Terbaru