Kabupaten Bandung,(transtwonews) – Warga Kampung Citeureup RW 11, Desa Neglasari, Kecamatan Banjaran, bersatu padu melaksanakan kerja bakti perbaikan jalan Gang Mbah Pojok, akses utama menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang kondisinya rusak parah akibat tergerus aliran air, Minggu (26/4/2026). Kegiatan ini sepenuhnya dibiayai dari swadaya masyarakat, diprakarsai langsung oleh Ketua RW 11 beserta seluruh pengurus dan jajaran.
Kerja bakti bukan sekadar kegiatan perbaikan fisik, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali persaudaraan dan menjalin silaturahmi antarwarga. Semangat gotong royong yang dijunjung tinggi ini merupakan warisan budaya bangsa Indonesia, yang mencerminkan nilai kebersamaan, kesetiakawanan, serta kepedulian terhadap lingkungan dan kepentingan bersama.
Ketua RW 11 Desa Neglasari, Anna atau yang akrab disapa Ade Tomas, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki banyak manfaat, baik secara fisik maupun sosial.
“Tujuan utama kami melaksanakan kerja bakti ini adalah menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman. Selain itu, kami juga berusaha memelihara serta memperbaiki fasilitas umum seperti jalan, saluran air, maupun tempat ibadah. Tidak kalah penting, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat hubungan persaudaraan dan kebersamaan antarwarga,” ujarnya.
Lebih lanjut Ade Tomas menjelaskan, gotong royong membuat pekerjaan yang berat menjadi ringan karena dikerjakan bersama-sama. Selain itu, kegiatan seperti ini juga menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama terhadap lingkungan tempat tinggal.
“Contoh kegiatan yang biasa kami lakukan antara lain membersihkan selokan agar tidak tersumbat dan mencegah banjir, memotong rumput liar, membersihkan sampah, hingga memperbaiki jalan rusak seperti yang kami lakukan hari ini,” tambahnya.
Di akhir penyampaiannya, Ade Tomas mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga, ibu-ibu kader, dan semua pihak yang telah memberikan bantuan, baik secara moril maupun materil.
“Semoga semua kebaikan dan bantuan yang diberikan dibalas berlipat ganda oleh Allah Subhana Watalla. Kami juga berharap ke depannya lingkungan RW 11 bisa semakin baik, dan semangat kebersamaan serta gotong royong ini selalu terjaga di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dusun 5 Asep Khoerudin juga turun langsung ke lokasi kegiatan untuk melihat proses pengerjaan. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa bangga yang mendalam terhadap antusiasme warga Desa Neglasari yang selalu aktif dalam setiap kegiatan kemasyarakatan.
Asep juga menjelaskan kondisi terkait ketersediaan anggaran, mengingat saat ini pemerintah tengah menerapkan program efisiensi anggaran baik di tingkat daerah maupun pusat, sehingga bantuan dari Dana Desa belum dapat memenuhi seluruh kebutuhan perbaikan fasilitas.
“Karena itulah, inisiatif swadaya yang dipimpin langsung oleh Ketua RW dan jajarannya ini patut diapresiasi dan dicontoh. Hasilnya nyata, jalan yang rusak kini bisa diperbaiki dan dapat digunakan kembali dengan baik. Saya juga mengajak seluruh warga, setelah selesai diperbaiki, mari kita rawat dan pelihara bersama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka waktu yang lama,” tegasnya.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa dengan semangat kebersamaan, segala kendala dan keterbatasan dapat diatasi demi kemajuan dan kenyamanan bersama.
Jurnalis: Hidayat


















