Cianjur,(trantwonews) – Kunjungan awak media ke Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, menuai sorotan. Dalam kunjungan tersebut, tim mengaku tidak mendapatkan sambutan maupun pelayanan sebagaimana mestinya dari staf yang berada di lokasi.
Di lapangan, tim juga menemukan dugaan kurangnya kedisiplinan sejumlah pegawai, termasuk pekerja paruh waktu. Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat oknum yang diduga pulang sebelum jam kerja berakhir. Sementara itu, Koordinator Penyuluh (Korlu), Ayi Setiawan, disebut-sebut kerap tidak berada di kantor saat hendak ditemui.
Selain persoalan pelayanan dan kedisiplinan, perhatian juga tertuju pada program bantuan budidaya bunga trisan yang diperuntukkan bagi kelompok tani di Kecamatan Cibeber. Tim media bermaksud melakukan konfirmasi terkait penyaluran bantuan tersebut, namun belum memperoleh keterangan yang jelas dari pihak terkait.
Sejumlah sumber menyebut adanya dugaan ketidakterbukaan dalam proses distribusi bantuan. Meski demikian, hingga berita ini ditayangkan, belum ada klarifikasi resmi dari manajemen BPP Kecamatan Cibeber maupun dari Korlu terkait isu yang berkembang.
Tim redaksi akan terus berupaya menghubungi pihak-pihak terkait guna mendapatkan konfirmasi dan memastikan informasi yang berimbang demi kepentingan publik.
(Andi Sumardi)


















