Gercep, Kepala Desa Ciapus Bantu Warga Terdampak Rumah Roboh Akibat Cuaca Ekstrem

Sabtu, 20 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bandung,(Transtwonews) — Hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Jumat malam (19/12/2025). Akibat cuaca ekstrem tersebut, satu unit rumah warga di Kampung Ciapus, Desa Ciapus, mengalami kerusakan parah setelah sebagian atap dan tembok roboh tersapu angin.

Rumah tersebut milik Aep Saepudin (57). Beruntung, dalam peristiwa itu tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka. Namun, kerusakan cukup signifikan sehingga rumah tidak dapat ditempati sementara waktu.

Aep menuturkan, hujan deras disertai angin kencang terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Ia mendengar beberapa kali suara berderak dari bagian atap dan tembok rumahnya sebelum akhirnya roboh.


“Terdengar suara dentuman beruntun. Saat dilihat, ternyata sebagian atap dan tembok rumah sudah roboh. Saya langsung mengajak keluarga mengungsi ke rumah kerabat karena khawatir terjadi hal yang membahayakan,” ujar Aep.

Rumah tersebut dihuni oleh satu keluarga berjumlah empat jiwa, yakni Aep Saepudin (57), istrinya Lilih Komariah (50), serta dua orang anak mereka, Yola Annanda (23) dan Muhammad Dafa Alfarizi (9).

Mendapat laporan adanya musibah yang menimpa warganya, Kepala Pemerintahan Desa Ciapus, Usep Suhendar, langsung bergerak cepat (gercep) dengan mengajak warga sekitar untuk membantu proses evakuasi dan penanganan awal di lokasi kejadian.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Namun, kondisi rumah warga hampir sebagian bahu dan atapnya roboh,” kata Usep Suhendar kepada awak media.

Ia menjelaskan, pihak desa telah melakukan evakuasi terhadap keluarga korban dan melaporkan kejadian tersebut kepada instansi terkait, di antaranya BPBD Kabupaten Bandung serta pihak Kecamatan Banjaran. Untuk sementara, keluarga korban diungsikan ke rumah kerabat terdekat.

Pada Sabtu pagi (20/12/2025), Usep Suhendar bersama warga, anggota Linmas, serta aparat kecamatan kembali turun ke lokasi untuk membersihkan puing-puing material dan melakukan perbaikan darurat agar kondisi lingkungan sekitar tetap aman.

Sementara itu, Camat Banjaran, Kasta Wiguna, turut meninjau langsung lokasi rumah roboh dan menyerahkan bantuan awal kepada keluarga korban berupa selimut, sembako, terpal, dan karpet.

Diharapkan, bantuan lanjutan dari pihak terkait dapat segera disalurkan guna meringankan beban keluarga yang terdampak musibah tersebut.

Penulis: Hidayat

Berita Terkait

Kecelakaan di Jembatan Sewo Sukra Indramayu Kontainer Oleng, Penyapu Koin Jadi Korban!
Desa Tanjungkerta Kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu Masih Terdampak Banjir
Puting Beliung Terjang Desa Batukarut, Menyebabkan Puluhan Rumah Rusak
Longsor dan Pohon Tumbang Tutup Jalur Bandung–Cirebon dan Cadas Pangeran, Arus Lalu Lintas Kini Kembali Normal
Evakuasi Longsor di Sumedang Selatan, Korban Berhasil Ditemukan Setelah Pencarian Intensif
Longsor Terjang Dua Rumah di Sumedang Selatan, Satu Warga Masih Tertimbun
Angin Puting Beliung Hancurkan Beberapa Rumah Warga di Desa Terusan Kecamatan Sindang Indramayu
Mencuatnya Dugaan Kasus Tipikor dan Gratifikasi Yang Menyeret Nama Kuwu Amin, Tiba-tiba Gedung PAUD Lama Desa Sendang Roboh
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:51

Kecelakaan di Jembatan Sewo Sukra Indramayu Kontainer Oleng, Penyapu Koin Jadi Korban!

Jumat, 17 April 2026 - 07:11

Desa Tanjungkerta Kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu Masih Terdampak Banjir

Sabtu, 11 April 2026 - 18:29

Puting Beliung Terjang Desa Batukarut, Menyebabkan Puluhan Rumah Rusak

Kamis, 9 April 2026 - 21:10

Longsor dan Pohon Tumbang Tutup Jalur Bandung–Cirebon dan Cadas Pangeran, Arus Lalu Lintas Kini Kembali Normal

Kamis, 9 April 2026 - 21:04

Evakuasi Longsor di Sumedang Selatan, Korban Berhasil Ditemukan Setelah Pencarian Intensif

Berita Terbaru