Indramayu,( Transtwonews ) – Dua mahasiswa Politeknik Negeri Indramayu (Polindra) yang tenggelam di Bendung Karet Bangkir, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, hingga kini belik ditemukan. Keduanya adalah mahasiswa pecinta alam Polindra, Agung dan Lana.
Petugas gabungan dari Basarnas, Tagana, BPBD, TNI , Polri serta potensi SAR lain masih melakukan pencarian. Dengan menggunakan perahu karet, sebagian lain bejalan kaki, petugas menyusuri sungai Cimanuk mulai lokasi korban tenggelam ke arah hilir.
Namun upaya pencarian pada hari kedua ini belum membuahkan hasil. Arus deras sungai Cimanuk menjadi kendala pencarian.
Kepala BPBD Indramayu, Dadang Oce Iskandar, membenarkan bahwa pencarian di hari kedua belum membuahkan hasil.
“Belum ditemukan, masih dilakukan upaya pencarian,” kata Oce, Minggu, 9 November 2025.
Ikhwal tenggelamnya dua mahasiswa terjadi saat para mahasiswa mengadakan kegiatan susur sungai Cimanuk. Mereka melaksanakan pelatihan olahraga susur sungai arus tenang. Perahu karet digunakan untuk melaksanakan kegiatan itu.
Petaka datang ketika perahu mereka tiba di area Bendung Karet Bangkir. Sejumlah warga yang melihat keberadaan para mahasiswa sempat berteriak agar tidak melanjutkan kegiatan karena arus sungai di dekat bendung karet sangat deras.
Namun sebelum peringatan itu di dengar, perahu karet meluncur terseret arus deras menuju pusaran bendung karet. Perahu mereka terpelanting dan terombang-ambing dengah hebat. Empat mahasiswa dikabarkan melompat, sedangkan tiga lainnya bertahan di perahu karet.
( Kamal )


















