Pertamina: Tangki yang tTerbakar Telah Dilokalisasi

Sabtu, 13 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cilacap (Transtwonews.com) – PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Cilacap memastikan tangki yang terbakar di area Kilang Cilacap, Jawa Tengah, telah berhasil dilokalisasi dan hingga saat ini masih dilakukan upaya pemadaman.

Saat menggelar konferensi pers di kantor PT KPI Unit Cilacap, Sabtu malam, General Manager Refinery Unit IV Cilacap – PT KPI Eko Sunarno mengatakan kebakaran yang terjadi pada pukul 19.10 WIB menimpa Tangki 36 T-102 bersamaan saat ada petir.

“Tangki ini berisi komponen Pertalite sekitar 31.000 kiloliter. Masih komponen, belum jadi produk Pertalite. Alhamdulillah kondisi tangki ini bisa kami isolated (dilokalisasi, red.),” katanya menjelaskan.

Dengan demikian, kata dia, hanya Tangki 36 T-102 yang terjadi kebakaran, sedangkan tangki lain di sekitarnya dapat diamankan dan saat sekarang dilakukan pendinginan.

Terkait dengan unit proses, dia mengatakan pihaknya dapat memyesuaikan untuk mengikuti alih tangki, sehingga semuanya dapat berjalan normal.

“Hanya kapasitas kami sesuaikan. Transfer produk Pertalite ke TBBM (Terminal Bahan Bakar Minyak) Lomanis juga masih berlangsung dari Tangki 36 T-101 dan alhamdulillah bisa kami kendalikan,” katanya.

Ia mengatakan pihaknya juga melakukan upaya pemadaman secara intensif dengan menggunakan High Capacity Foam Monitor.

“Mudah-mudahan dengan sekali tembak bisa padam,” katanya.

Lebih lanjut, Eko mengatakan kejadian kebakaran tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa karena seluruh pekerja yang ada di dalam area kilang, terutama yang berasal dari pihak ketiga, telah dievakuasi keluar.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga bekerja sama dengan pihak Kelurahan Lomanis, Kecamatan Cilacap, untuk mengevakuasi sejumlah warga yang bermukim di dekat lokasi kebakaran.

Menurut dia, arus lalu lintas di sekitar area kilang juga dialihkan dengan melewati jalan baru.

“Kami didukung oleh Kodim, Polres Cilacap, forkompimda, dinas lingkungan hidup, BPBD, semuanya bekerja sama. Mudah-mudahan ini (kebakaran, red.) bisa kami tanggulangi dengan cepat, sehingga tidak berdampak terlalu besar terhadap operasional kilang,” kata Eko. (ant)

Berita Terkait

Kecelakaan di Jembatan Sewo Sukra Indramayu Kontainer Oleng, Penyapu Koin Jadi Korban!
Desa Tanjungkerta Kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu Masih Terdampak Banjir
Puting Beliung Terjang Desa Batukarut, Menyebabkan Puluhan Rumah Rusak
Longsor dan Pohon Tumbang Tutup Jalur Bandung–Cirebon dan Cadas Pangeran, Arus Lalu Lintas Kini Kembali Normal
Evakuasi Longsor di Sumedang Selatan, Korban Berhasil Ditemukan Setelah Pencarian Intensif
Longsor Terjang Dua Rumah di Sumedang Selatan, Satu Warga Masih Tertimbun
Angin Puting Beliung Hancurkan Beberapa Rumah Warga di Desa Terusan Kecamatan Sindang Indramayu
Mencuatnya Dugaan Kasus Tipikor dan Gratifikasi Yang Menyeret Nama Kuwu Amin, Tiba-tiba Gedung PAUD Lama Desa Sendang Roboh

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:51

Kecelakaan di Jembatan Sewo Sukra Indramayu Kontainer Oleng, Penyapu Koin Jadi Korban!

Jumat, 17 April 2026 - 07:11

Desa Tanjungkerta Kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu Masih Terdampak Banjir

Sabtu, 11 April 2026 - 18:29

Puting Beliung Terjang Desa Batukarut, Menyebabkan Puluhan Rumah Rusak

Kamis, 9 April 2026 - 21:10

Longsor dan Pohon Tumbang Tutup Jalur Bandung–Cirebon dan Cadas Pangeran, Arus Lalu Lintas Kini Kembali Normal

Kamis, 9 April 2026 - 21:04

Evakuasi Longsor di Sumedang Selatan, Korban Berhasil Ditemukan Setelah Pencarian Intensif

Berita Terbaru