BKKBN hadirkan GoLantang dan Satyagatra bantu lansia di masa pandemi

Kamis, 21 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (transtwonews.com) – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) telah menghadirkan dua aplikasi yakni GoLantang (Go Lansia Tangguh) dan Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera Satyagatra (PPKS Satyagatra) untuk membantu para penduduk lanjut usia (lansia) menjadi lansia yang tangguh dan berkualitas di masa pandemi COVID-19.

“Untuk menjawab tantangan ini, maka diperlukan aplikasi yang dapat membantu, sehingga kita tetap terus bisa hadir dalam rangka mewujudkan lansia tangguh,” kata Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN Nopian Andusti dalam webinar Digital Equity for All Ages yang diikuti di Jakarta, Kamis.

Menurut Nopian, kedua aplikasi tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan para lansia karena memiliki berbagai jenis fitur untuk melakukan konsultasi terkait permasalahan lansia dan keluarga, juga kesehatan lansia itu sendiri.

Pada aplikasi pertama, Nopian mengatakan GoLantang adalah aplikasi yang dapat digunakan untuk mewujudkan lansia tangguh dan berkualitas, yang dikembangkan dengan menggunakan dua platform yakni berbasis web dan mobile serta dapat diunduh melalui aplikasi playstore.

Di dalam aplikasi itu, kata dia, terdapat fitur yang dapat mensosialisasikan program Bina Keluarga Lansia (BKL), memuat artikel-artikel terkait lansia dan menyediakan indikator kesehatan yang dapat digunakan sebagai perhitungan kesehatan bagi lansia secara personal.

GoLantang juga memiliki fitur untuk para lansia melakukan konsultasi dan pengaduan seperti live chat. Fitur tersebut dibuat untuk memudahkan lansia dalam berkonsultasi, menjadi salah satu sumber informasi yang terpercaya bagi lansia, menghemat biaya juga dapat digunakan sebagai tolak ukur kinerja pihaknya karena adanya pemberian rating.

Selain live chat untuk konsultasi dan pengaduan, BKKBN juga memasukkan fitur admin live chat, pengelolaan pengaduan, kalkulator kesehatan antara lain seperti indeks kebahagiaan, tingkat difabel dan tingkat demensia serta adanya pengelolaan konsultasi.

Lebih lanjut, Nopian menjelaskan bahwa PPKS Satyagatra merupakan sarana komunikasi yang efektif bagi keluarga dan masyarakat untuk berkonsultasi dan berdiskusi dalam memperoleh informasi mengenai permasalahan atau pengelolaan keluarga.

Nopian menuturkan, Satyagatra dibuat dengan tujuan menyediakan suatu aplikasi yang terintegrasi bagi para lansia untuk menyediakan pelayanan informasi, konsultasi dan konseling secara online melalui delapan fungsi pelayanan PPKS yang dibutuhkan masyarakat.

PPKS Satyagatra menyediakan aplikasi untuk memfasilitasi data, pencatatan dan pelaporan sebagai bahan monitoring dan evaluasi, serta sebagai media promosi kegiatan dan pelayanan PPKS.

Aplikasi tersebut memiliki delapan pelayanan PPKS, yakni pelayanan data dan informasi, konsultasi dan konseling bagi keluarga balita dan anak maupun konsultasi dan konseling keluarga remaja dan remaja.

Nopian melanjutkan, Satyagatra juga dilengkapi dengan fitur pelayanan untuk melakukan konsultasi dan konseling saat pra nikah, konsultasi dan konseling terkait kesehatan reproduksi dan KB juga konsultasi dan konseling bagi keluarga harmonis.

“Kemudian konsultasi dan konseling keluarga lansia dan lansia serta pemberdayaan ekonomi keluarga. Ini dapat diakses melalui aplikasi web maupun aplikasi mobile android,” kata dia menjelaskan pelayanan lainnya.

Satyagatra, mengatakan, selain dapat diakses secara mudah oleh keluarga maupun masyarakat juga merupakan aplikasi terjamin yang dapat menjaga kerahasiaan serta menghormati hak-hak kliennya.

Ia juga meminta supaya semua pihak dapat mensosialisasikan kedua aplikasi itu untuk membantu para lansia memiliki hidup yang berkualitas dan pihaknya tetap dapat memberikan pelayanan meski dalam berbagai keterbatasan akibat COVID-19.

“Oleh karena itu, tolong disosialisasikan (kedua aplikasi ini) kepada lingkungan sekitar kita. Terutama kaum lansia yang sangat-sangat perlu ini di tengah masa pandemi COVID-19,” ucap dia.

(Ant)

Berita Terkait

Halal Bihalal Komando 73 Wilayah Banten 1447 H/2026 M Pererat Silaturahmi
Perintah Gubernur Jabar, Bupati Indramayu Lucky Hakim Segera Berikan Kompensasi Warga Pengambil Uang Koin Di Jembatan Kali Sewo
Gubernur H Dedi Mulyadi Siapkan Bantuan Rp10 Juta untuk Relokasi Sementara Warga Bantaran Sungai Eretan
Bupati Bandung Ungkap Alasan Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana
Apdesi Desak Pembatalan PMK No 81 , Tuntut Pencairan Dana Desa Tahap II
IPDN–Kemendagri Gerak Cepat Salurkan Bantuan Kebencanaan di Aceh, Sumbar, dan Sumut
Wow Luar biasa Desa Karyamukti –  Cibatu _Garut, Raih Penghargaan Mandaya Award, Dinilai Berkontribusi Pemberdayaan Masyarakat program Harum madu
Upacara Pembukaan Diksarmendispra IPDN Angkatan XXXVI Tahun 2025 Berlangsung Khidmat dan Lancar

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 11:52

Halal Bihalal Komando 73 Wilayah Banten 1447 H/2026 M Pererat Silaturahmi

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:09

Perintah Gubernur Jabar, Bupati Indramayu Lucky Hakim Segera Berikan Kompensasi Warga Pengambil Uang Koin Di Jembatan Kali Sewo

Kamis, 18 Desember 2025 - 19:22

Gubernur H Dedi Mulyadi Siapkan Bantuan Rp10 Juta untuk Relokasi Sementara Warga Bantaran Sungai Eretan

Selasa, 9 Desember 2025 - 19:08

Bupati Bandung Ungkap Alasan Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana

Selasa, 9 Desember 2025 - 17:49

Apdesi Desak Pembatalan PMK No 81 , Tuntut Pencairan Dana Desa Tahap II

Berita Terbaru