Garut,(Transtwonews) – Program peternakan ayam petelur menjadi sorotan utama karena dikelola secara mandiri tanpa membeli dari luar. Lapas memproduksi pakan sendiri dan melibatkan warga binaan dalam seluruh prosesnya.
Dengan kualitas produk hasil ketahanan pangan tersebut,
Produk telur dinilai sangat segar, memiliki ukuran yang pas, dan berkualitas tinggi (ditemukan telur dengan dua kuning). Hasil panen bisa langsung dikonsumsi di tempat dengan rasa yang memuaskan.
Pihak pusat dan investor dalam mendukung program ini Para Biro dan Direktur di tingkat pusat diajak untuk melihat langsung dan memberikan dukungan penuh terhadap program ketahanan pangan agar hasilnya minimal dapat memenuhi kebutuhan internal lingkungan Lapas/Rutan.
Menurut Sekjen Kementerian imigrasi dan pemasyarakatan Asep Kurnia menyampaikan pada awak media,Bahwa
Kalapas Garut dinilai sangat luar biasa, berdedikasi, dan menjadi role model atau rujukan bagi Lapas lain dalam hal manajemen ketahanan pangan.
Pesan Sekjen Kementerian imigrasi dan pemasyarakatan atensi ke Kalapas Garut ke depannya,Selain menjaga keamanan dan ketertiban (Tusi), Kalapas diminta terus memberdayakan warga binaan agar mereka memiliki keahlian dan penghasilan (premi) sebagai bekal yang bermanfaat saat bebas nanti.
Kemandirian Ekonomi Lapas Garut berhasil menciptakan ekosistem produksi yang mandiri, mulai dari pembuatan pakan hingga peternakan ayam, sehingga tidak bergantung pada pemasok luar.
Pemberdayaan Warga Binaan dalam program Ketahanan pangan ini berfungsi sebagai sarana pembinaan yang memberikan keahlian praktis sekaligus keuntungan finansial berupa premi bagi warga binaan.
Standar Rujukan Nasional, Manajemen ketahanan pangan di Lapas Garut dianggap sebagai salah satu yang terbaik, sehingga sering dijadikan tempat studi banding bagi kepala lapas lainnya.
Program ini himbauan serta arahan serta dukungan Kebijakan, sehingga Kegiatan ini sejalan dengan arahan Menteri untuk mengoptimalkan produk ketahanan pangan demi kepentingan internal institusi pemasyarakatan. Pungkasnya.
(Ayi Ahmad)


















