Kunjungan kerja program ketahanan pangan Sekjen Kementerian imigrasi dan pemasyarakatan di Lapas Garut.

Jumat, 15 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,(Transtwonews) – Program peternakan ayam petelur menjadi sorotan utama karena dikelola secara mandiri tanpa membeli dari luar. Lapas memproduksi pakan sendiri dan melibatkan warga binaan dalam seluruh prosesnya.

Dengan kualitas produk hasil ketahanan pangan tersebut,
Produk telur dinilai sangat segar, memiliki ukuran yang pas, dan berkualitas tinggi (ditemukan telur dengan dua kuning). Hasil panen bisa langsung dikonsumsi di tempat dengan rasa yang memuaskan.

Pihak pusat dan investor dalam mendukung program ini Para Biro dan Direktur di tingkat pusat diajak untuk melihat langsung dan memberikan dukungan penuh terhadap program ketahanan pangan agar hasilnya minimal dapat memenuhi kebutuhan internal lingkungan Lapas/Rutan.

Menurut Sekjen Kementerian imigrasi dan pemasyarakatan Asep Kurnia menyampaikan pada awak media,Bahwa
Kalapas Garut dinilai sangat luar biasa, berdedikasi, dan menjadi role model atau rujukan bagi Lapas lain dalam hal manajemen ketahanan pangan.

Pesan Sekjen Kementerian imigrasi dan pemasyarakatan atensi ke Kalapas Garut ke depannya,Selain menjaga keamanan dan ketertiban (Tusi), Kalapas diminta terus memberdayakan warga binaan agar mereka memiliki keahlian dan penghasilan (premi) sebagai bekal yang bermanfaat saat bebas nanti.

Kemandirian Ekonomi Lapas Garut berhasil menciptakan ekosistem produksi yang mandiri, mulai dari pembuatan pakan hingga peternakan ayam, sehingga tidak bergantung pada pemasok luar.
Pemberdayaan Warga Binaan dalam program Ketahanan pangan ini berfungsi sebagai sarana pembinaan yang memberikan keahlian praktis sekaligus keuntungan finansial berupa premi bagi warga binaan.

Standar Rujukan Nasional, Manajemen ketahanan pangan di Lapas Garut dianggap sebagai salah satu yang terbaik, sehingga sering dijadikan tempat studi banding bagi kepala lapas lainnya.

Program ini himbauan serta arahan serta dukungan Kebijakan, sehingga Kegiatan ini sejalan dengan arahan Menteri untuk mengoptimalkan produk ketahanan pangan demi kepentingan internal institusi pemasyarakatan. Pungkasnya.

(Ayi Ahmad)

Berita Terkait

DR. H. Ahmad Syadali, M.Pd. Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu Melepas 445 Calon Jamaah Haji Kloter 30 di Pendopo Indramayu
Ketua Pokja Wartawan KBB: Klarifikasi Kepala BKSM KBB Terkait Tuduhan Perselingkuhan Harusnya Didampingi Pihak Terkait
Tragedi Hukum di Wanakaya, Ketika Netralitas Desa “Tumbang” oleh Ego Kekuasaan
KUWU H NURWENDA KUKUHKAN PENGURUS KARANG TARUNA CERDAS BERKARYA DESA LIMBANGAN KECAMATAN JUNTINYUAT PERIODE 2026-2031.
Tender Infrastruktur Pemkab Indramayu 2026 Berjalan Kompetitif, AKSDAI: Proses Lelang Lebih Fair
Polsek Balongan Gagalkan Aksi Tawuran Antar Kelompok Pemuda di Sudimampir
Polemik Makin Panas, Kepala Pasar Karangampel Dituduh “Amankan” Uang Parkir Rp63 Juta Milik Perusahaan Pengelola Parkir
Pengurus Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) Gelar Silaturahmi Dengan PCNU se-Jawa Barat.
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:10

DR. H. Ahmad Syadali, M.Pd. Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu Melepas 445 Calon Jamaah Haji Kloter 30 di Pendopo Indramayu

Jumat, 15 Mei 2026 - 06:48

Kunjungan kerja program ketahanan pangan Sekjen Kementerian imigrasi dan pemasyarakatan di Lapas Garut.

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:30

Ketua Pokja Wartawan KBB: Klarifikasi Kepala BKSM KBB Terkait Tuduhan Perselingkuhan Harusnya Didampingi Pihak Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:51

KUWU H NURWENDA KUKUHKAN PENGURUS KARANG TARUNA CERDAS BERKARYA DESA LIMBANGAN KECAMATAN JUNTINYUAT PERIODE 2026-2031.

Senin, 11 Mei 2026 - 12:33

Tender Infrastruktur Pemkab Indramayu 2026 Berjalan Kompetitif, AKSDAI: Proses Lelang Lebih Fair

Berita Terbaru