Audiensi Bersama Bupati Lucky Buntu, Demo Besok Dipastikan KOMPI Bawa 10 Ribu Massa Duduki Pendopo Tolak Revitalisasi Tambak

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu ( Transtwonews ) Sebagai upaya mencari solusi, Pemerintah Kabupaten Indramayu dipimpin langsung Bupati Lucy Hakim menggelar audiensi bersama Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI), Selasa sore (28/4/2026) di Pendopo Indramayu.

Audensi yang dihadiri juga unsur dari DPRD, TNI dan Polri, Sat Pol PP dan sejumlah Kepala Dinas membahas polemik rencana Program Strategis Nasional (PSN) revitalisasi tambak di wilayah pesisir Pantai Utara (Pantura) Jawa Barat.

Sayangnya pertemuan yang dibungkus audensi untuk bermusyawarah mencari solusi terkait revitalasasi tambak itu menemukan jalan buntu, dan pihak KOMPI pun akan menggelar demo besar-besaran Kamis besok untuk menolak PSN Revitalisasi Tambak Pantura.

Audiensi ini menjadi forum resmi pertama antara pemerintah daerah dan masyarakat pesisir untuk membahas secara terbuka penolakan terhadap rencana revitalisasi tambak yang dinilai berpotensi mengancam mata pencaharian dan lingkungan.

Perwakilan masyarakat pesisir, H. Juhadi Muhammad, menjadi salah satu suara utama dalam penyampaian aspirasi. Usai pertemuan, H. Juhadi menegaskan, sebenarnya pemerintah daerah merespon keinginan para petambak. Bahkan, lewat ucapan langsung Bupati Lucky, pemda akan memfasilitasi pertemuan RDP atau Rapat Dengar Pendapat bersama anggota DPR-RI dan Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Menurut Hatta Bintang
, “Karena tuntutan kami menemukan jalan buntu, besok kita tetap demo. Tujuannya, ini membantu Bupati Lucky agar suara masyarakat petambak pesisir pantura di dengar di pusat dan niat Bupati Lucky membawa aspirasi masyarakat diperhatikan,” tegas Hatta Koordinator Umum Demo KOMPI.

Dijelaskan Hatta, ada sikap dari unsur pemerintah daerah yang dinilai bernada intimidasi. Selain itu, sikap Bupati Lucky yang enggan mencabut MoU dengan KPP dianggap setengah hati bela masyarakat petambak.

Apa susahnya tinggal cabut dan batalkan MoU demi rakyat Indramayu? Kalau bicara regulasi dan aturan untuk menempuh pembatalan MoU, kami yakin perampasan dan pengambilalihan ribuan garapan tambak produktif milik Perhutani dan tanah timbul akan berjalan san pasti terjadi.

“Untuk itu, kita lawan intimidasi, kita lawan pemerintah yang dzolim, dan KOMPI siap turun ke jalan dengan 10 ribu massa duduki pendopo,” tegas Hatta.

Pada prinsipnya, audiensi yang digelar di Pendopo Kabupaten Indramayu sebagai respons atas meningkatnya dinamika penolakan masyarakat terhadap program PSN di kawasan pesisir Pantura.

Masyarakat pesisir yang secara tegas menolak rencana revitalisasi karena beberapa alasan utama: Berpotensi menghilangkan sumber penghidupan pembudidaya tambak dan sosialisasi dinilai belum optimal.

“Risiko dampak lingkungan seperti banjir rob ,Kekhawatiran munculnya pengangguran dan kemiskinan baru ini bisa terjadi. Masyarakat selama ini menggantungkan hidup dari lahan tambak, termasuk yang berada di kawasan Perhutani, tanpa mempermasalahkan status lahan selama masih bisa dimanfaatkan,” kritik Dewan Pembina KOMPI, H. Juhadi.

Bupati Lucky Hakim menegaskan bahwa PSN merupakan kebijakan pemerintah pusat yang memiliki dasar hukum kuat dan bertujuan meningkatkan produktivitas tambak. Namun, ia juga mengakui pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk menghentikan program tersebut.

“Pemkab tidak dalam posisi menolak atau menerima sepenuhnya, tetapi siap memfasilitasi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi ke pemerintah pusat dan DPR RI,” ujarnya.

Lucky juga mengajak semua pihak melakukan verifikasi data lapangan, khususnya terkait lahan yang masih produktif, guna memastikan kebijakan yang diambil tepat sasaran.

Sementara itu, DPRD Indramayu menyatakan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat dan mencegah potensi konflik sosial. Dari unsur TNI, Kasdim 0616 Indramayu Mayor Inf. Rosidin mengimbau semua pihak untuk tidak memaksakan kehendak dan tetap mengedepankan prosedur serta kepentingan bersama.

( Kamal )

Berita Terkait

Kabupaten Bandung Raih Peringkat Ke-3 Nasional, KDS Sukses Tingkatkan Kinerja ASN
Kang DS Dukung Langkah PMII Kabupaten Bandung dalam Gerakan Berantas Narkoba
KDS Turun Langsung, Normalisasi Sungai Cisunggalah Dikebut Lewat Kolaborasi Pentahelix
Atas Dukungan Kang Cucun, KDS Usulkan 3 Program Prioritas Atasi Banjir Kabupaten Bandung ke Kementerian PUPR
Rangkaian HUT ke-385, Bupati KDS: Niatkan Bekerja Lillahi Ta’ala, Segera Turun ke Lokasi Banjir
KDS Sambut Program BSPS dan KUR Perumahan, 1.200 Rutilahu Kabupaten Bandung Segera Dibedah Tahun Ini
KDS Perkuat Sinergi Tripartit, Dorong Kepatuhan Pemberian BPJS Ketenagakerjaan pada Buruh di Kabupaten Bandung
Timbunan Sampah Melonjak, Kabupaten Bandung Dukung Penguatan TPPAS Sarimukti
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 14:57

Audiensi Bersama Bupati Lucky Buntu, Demo Besok Dipastikan KOMPI Bawa 10 Ribu Massa Duduki Pendopo Tolak Revitalisasi Tambak

Minggu, 26 April 2026 - 08:19

Kang DS Dukung Langkah PMII Kabupaten Bandung dalam Gerakan Berantas Narkoba

Kamis, 23 April 2026 - 17:52

KDS Turun Langsung, Normalisasi Sungai Cisunggalah Dikebut Lewat Kolaborasi Pentahelix

Selasa, 21 April 2026 - 18:25

Atas Dukungan Kang Cucun, KDS Usulkan 3 Program Prioritas Atasi Banjir Kabupaten Bandung ke Kementerian PUPR

Kamis, 16 April 2026 - 17:07

Rangkaian HUT ke-385, Bupati KDS: Niatkan Bekerja Lillahi Ta’ala, Segera Turun ke Lokasi Banjir

Berita Terbaru