Hadiri Kampanye Akbar di Bandung, Megawati Sindir KPU soal Isu ASN Tak Netral

Senin, 22 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG,(transtwonews) – Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Megawati Soekarnoputri, turut menghadiri kampanye terbuka pasangan capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar-Mahfud bertajuk ‘Hajatan Rakyat’ di Lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu (21/1/2024).

Pada kesempatan tersebut, Megawati menyindir Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang dianggap membiarkan praktik-praktik dugaan pengarahan suara kepada Apratur Sipil Negara (ASN) agar memilih dan memenangkan salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden dalam Pilpres 2024.

“KPU jangan cuma pasang baliho saja bertuliskan Pemilu itu harus demokratis jujur dan adil, luber (langsung umum bebas rahasia). Kok, belum apa-apa coba lihat kasus di Boyolali, itu kan enggak bohong kan,” kata Megawati di hadapan ribuan massa pendukung Ganjar-Mahfud.

Megawati juga menyindir para pejabat pemerintah yang diduga memberikan arahan pemenangan tersebut. Menurut dia, dirinya hanya menyampaikan kebenaran dan bukan memprovokasi.

“Tadi ditanya Pak Ganjar, berani apa enggak, takunya nanti dibilangnya saya provokator. Saya hanya ingin mengatakan kebenaran kepada rakyat bahwa seorang pemimpin harus mengayomi seluruh rakyat di mana pun mereka berada,” tutur Megawati.

Selain itu, Megawati juga menuding adanya arahan kepada TNI dan Polri untuk memenangkan salah satu pasangan capres-cawapres pada Pilpres 2024.

“Pemimpin harus mengayomi, tidak seperti sekarang ini menurunkan diam-diam aparat, menurunkan polisi. Biarin saja ibu diamuk, yang penting ini lah kebenarannya,” kata dia.

Megawati meminta agar masyarakat terutama simpatisan pendukung Ganjar-Mahfud agar tidak takut menghadapi segala bentuk intimidasi yang bertujuan untuk mengarahkan pemenangan terhadap salah satu pasangan capres-cawapres.

“Kalau ada yang intimidasi, lapor dan lapor kepada pemimpin kamu, lapor kepada presiden kamu,” pungkas Megawati.(ibnu).

Berita Terkait

Dugaan Ketidaksesuaian Teknis Proyek Rekonstruksi Jalan di Cianjur Jadi Sorotan
Diduga Ditemukan Makanan Tidak Layak Konsumsi Dalam Program MBG di Kecamatan Gantar Indramayu
Eksibisi Pentas Seni SMPN 3 Sindang: Panggung Kreativitas yang Menginspirasi dan Menguatkan Karakter Siswa
FORWIT Gelar Bukber dan Santunan Anak Yatim Piatu Perkuat Silaturahmi di Bulan Ramadhan
Wakil Ketua DPRD Indramayu Amroni: “Jika NU Kuat, Bangsa Tidak Mudah Dipecah Belah
🚨 INFORMASI / MOHON BANTUAN 🚨
Satres Narkoba Polres Garut Amankan Belasan Botol Miras di Wanaraja
Jelang Tahun Baru 2026, Rutan Garut Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Aparat Penegak Hukum

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 20:03

Dugaan Ketidaksesuaian Teknis Proyek Rekonstruksi Jalan di Cianjur Jadi Sorotan

Jumat, 17 April 2026 - 17:54

Diduga Ditemukan Makanan Tidak Layak Konsumsi Dalam Program MBG di Kecamatan Gantar Indramayu

Selasa, 14 April 2026 - 08:02

Eksibisi Pentas Seni SMPN 3 Sindang: Panggung Kreativitas yang Menginspirasi dan Menguatkan Karakter Siswa

Rabu, 18 Maret 2026 - 08:06

FORWIT Gelar Bukber dan Santunan Anak Yatim Piatu Perkuat Silaturahmi di Bulan Ramadhan

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:11

Wakil Ketua DPRD Indramayu Amroni: “Jika NU Kuat, Bangsa Tidak Mudah Dipecah Belah

Berita Terbaru