Indramayu, ( Transtwonews ) – Dalam kunjungan Resesnya di Desa Karangampel Kecamatan Karangampel Kabupaten Indramayu, Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Komisi V1 Dr.Ir.H E Herman Khaeron MSi Dapil XI Jawa Barat, meliputi Kabupaten Indramayu, Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon , melakukan Kunjungan Reses Dengan Tema Tentang Pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat ( KUR ) BRI, bersama dengan Pimpinan Cabang BRI Jatibarang serta Kepala Unit BRI Karangampel.
Terkait dengan Kredit Usaha Rakyat ( KUR ) BRI adalah program pinjaman usaha yang ditujukan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah ( UMKM ) dengan suku bunga rendah 3 persen dan 6 persen efektif per tahun.
Nampak hadir pada kegiatan ini Anggota DPR RI Fraksi Demokrat Komisi VI Dr.Ir H.R Herman Khaeron MSi, Anggota DPRD Fraksi Demokrat Provinsi Jawa Barat Hj dr. Ratnawati MKKK, Anggota DPRD Fraksi Demokrat Kabupaten Indramayu H Niko Antonio ST, Pimpinan Cabang BRI Jatibarang Eki Dyata FS, Pimpinan Unit BRI Karangampel Soleh Maulana, Kuwu Desa Karangampel Sunedi serta puluhan undangan lainnya.
Kunjungan reses ini berlangsung di Aula Kantor Kuwu Desa Karangampel Kecamatan Karangampel Kabupaten Indramayu, Selasa 24/02/2026.
Dijelaskan Dr.Ir H.E Herman Khaeron MSi, pada kunjungan reses ini mengusung Tema Tentang Pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat ( KUR ) BRI, pihaknya saat ini sedang menelaah terhadap implementasi pelaksanaan KUR di seluruh Indonesia.
Karena dana KUR yang disiapkan oleh negara besar sekali mencapai Rp 300 Triliun, ini supaya diserap oleh kalangan masyarakat menengah kecil yang dikelola BRI.
Ia menambahkan, bahkan untuk BRI saat ini mendapatkan Kuota paling besar yaitu Rp. 175 Triliun untuk penyaluran KUR di seluruh Indonesia.
Ditegaskan H Herman Khaeron, dengan subsidi oleh negara bagi yang Kredit KUR nya Rp 100 juta kebawah suku bunganya 3 persen dan bagi yang KUR nya Rp 100 keatas bunga nya 6 persen.
Hal ini merupakan suatu kemudahan yang semestinya menjadi akses permodalan yang berbunga rendah juga mudah dan tidak memberatkan, serta memudahkan bagi usaha masyarakat menengah kebawah.
Lebih lanjut dikatakan H Herman Khaeron, bahkan pinjaman dibawah Rp 100 juta itu tanpa agunan tetapi usaha nya harus melalui kajian yang aman, ujarnya.
Ditempat yang sama Pimpinan Unit BRI Karangampel Soleh Maulana menjelaskan, inti dari kegiatan ini adalah penyuluhan tentang Kredit Usaha Rakyat ( KUR ) BRI, yang intinya KUR itu plafon nya dari Rp.500 ribu sampai dengan Rp. 500 juta.
Menurut Soleh Maulana, untuk KUR sampai Rp.100 juta itu tanpa agunan dan untuk plafon diatas Rp.100 juta itu harus ada agunan sesuai dengan ketentuan.
Ia menambahkan sebagai persyaratan utama pengajuan KUR BRI ini antara lain Usaha sudah berjalan minimal 6 bulan, tidak memiliki kredit macet pada Bank lain dan bagi yang belum berkeluarga minimal berusia 21 tahun.
Ditegaskan Soleh Maulana, sampai dengan bulan Januari 2026 hingga sekarang ini sudah 143 debitur dan sebesar Rp.6.8 miliar yang sudah disalurkan lewat KUR BRI di wilayah Karangampel, pungkasnya.
( Kamal )


















