Lapas Garut Perkuat Inisiatif Hijau Pemasyarakatan,Eco Office jadi Pilar Garut Green Correction

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, (Transtwonews).-Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Garut terus memperkuat komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan dengan menjadikan Eco Office sebagai bagian integral dari program Garut Green Correction, sebuah inisiatif hijau yang mengintegrasikan fungsi pemasyarakatan dengan kepedulian lingkungan. Komitmen tersebut ditegaskan melalui kegiatan Sosialisasi Eco Office yang dilaksanakan pada Rabu, 21 Januari 2026, dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut dan diikuti oleh seluruh jajaran pegawai.

Program Garut Green Correction dirancang sebagai kerangka besar transformasi Lapas Garut menuju lembaga pemasyarakatan yang ramah lingkungan, efisien, dan berdaya guna. Dalam kerangka tersebut, Eco Office diposisikan sebagai fondasi perubahan budaya kerja, khususnya di sektor perkantoran, guna menekan dampak lingkungan dari aktivitas administrasi sehari-hari seperti konsumsi kertas, air, energi, dan pengelolaan sampah.

Melalui penerapan Eco Office, Lapas Garut menargetkan perubahan perilaku pegawai secara sistematis dan berkelanjutan. Enam indikator utama menjadi acuan, meliputi pengelolaan ruang terbuka hijau, efisiensi energi, konservasi air, pengelolaan sampah berbasis 3R, peningkatan kualitas udara dan kesehatan kerja, serta penguatan tata kelola Eco Office yang didukung kebijakan dan komitmen pimpinan. Seluruh indikator tersebut sejalan dengan visi Garut Green Correction yang menempatkan keberlanjutan sebagai bagian dari kinerja institusi.

Kepala Lapas Kelas IIA Garut, Rusdedy, menegaskan bahwa Garut Green Correction tidak hanya berorientasi pada kebersihan lingkungan, tetapi juga pada pembentukan pola pikir dan karakter. Menurutnya, Eco Office menjadi pintu masuk perubahan budaya organisasi, sementara program hijau lainnya—seperti pengolahan sampah terpadu, pertanian, dan peternakan produktif—menjadi media pembinaan dan pemberdayaan warga binaan yang bernilai edukatif dan ekonomis.

“Garut Green Correction kami bangun sebagai satu ekosistem. Eco Office berperan di area perkantoran, sementara kegiatan pengelolaan sampah, pertanian, dan peternakan menjadi sarana pembinaan kemandirian warga binaan. Semuanya saling terhubung dan saling menguatkan,” ujar Rusdedy.

Asep Robi Nugraha, Selaku Kepala Bidang Konservasi Lingkungan dan Keanekaragaman Hayati Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut menyampaikan apresiasi atas langkah strategis Lapas Garut yang telah mengintegrasikan Eco Office dalam program inisiatif hijau pemasyarakatan. DLH mendorong penguatan pencatatan data lingkungan, efisiensi energi dan air, serta kolaborasi berkelanjutan agar Garut Green Correction dapat berkembang sebagai model praktik baik, sekaligus mendukung penilaian lingkungan daerah, termasuk dalam Program Adipura.

Melalui Garut Green Correction, Lapas Garut menegaskan transformasinya sebagai institusi pemasyarakatan modern yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan dan pembinaan, tetapi juga mengambil peran aktif dalam pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Eco Office menjadi bukti bahwa perubahan besar dapat dimulai dari kebiasaan kerja sehari-hari, menuju pemasyarakatan yang hijau, humanis, dan berorientasi masa depan.

(Ayi Ahmad)

Berita Terkait

Tender Infrastruktur Pemkab Indramayu 2026 Berjalan Kompetitif, AKSDAI: Proses Lelang Lebih Fair
Polsek Balongan Gagalkan Aksi Tawuran Antar Kelompok Pemuda di Sudimampir
Polemik Makin Panas, Kepala Pasar Karangampel Dituduh “Amankan” Uang Parkir Rp63 Juta Milik Perusahaan Pengelola Parkir
Pengurus Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) Gelar Silaturahmi Dengan PCNU se-Jawa Barat.
Gedung Perpustakaan Ramah Anak UPTD SDN 3 Kapringan Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu Diresmikan
Anggota DPR RI Komisi IV Prof Rokhmin Dahuri,Terus Aktif Melakukan Safari Gemarikan
Kebakaran Fasilitas Loading Kilang Rajaiyang, Kapolres dan Dandim Indramayu Gercep dan Turun Langsung Cek Lokasi
FORMASI KARTU MENDESAK DISKOPDAGIN INDRAMAYU SEGERA EVALUASI DAN MENCOPOT MASDI SEBAGAI KEPALA PASAR KARANGAMPEL

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 12:33

Tender Infrastruktur Pemkab Indramayu 2026 Berjalan Kompetitif, AKSDAI: Proses Lelang Lebih Fair

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:20

Polsek Balongan Gagalkan Aksi Tawuran Antar Kelompok Pemuda di Sudimampir

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:15

Polemik Makin Panas, Kepala Pasar Karangampel Dituduh “Amankan” Uang Parkir Rp63 Juta Milik Perusahaan Pengelola Parkir

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:48

Pengurus Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) Gelar Silaturahmi Dengan PCNU se-Jawa Barat.

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:49

Anggota DPR RI Komisi IV Prof Rokhmin Dahuri,Terus Aktif Melakukan Safari Gemarikan

Berita Terbaru