Dana Pemeliharaan Diduga Tak Maksimal, SMPN 4 Kadupandak Menuai Sorotan Publik

Selasa, 13 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur, (transtwonews) – SMP Negeri 4 Kadupandak,Kabupaten Cianjur, kembali menjadi sorotan publik menyusul dugaan ketidaktransparanan penggunaan anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah pada tahun anggaran 2024 dan 2025. Selain itu, ditemukan pula adanya guru yang merangkap jabatan sebagai bendahara sekolah.

Berdasarkan data yang dihimpun, pada tahun anggaran 2024 tercatat alokasi dana pemeliharaan sarana dan prasarana sebesar Rp9.800.000 untuk tahap I dan Rp7.350.000 untuk tahap II. Namun hingga kini, belum terdapat penjelasan resmi maupun dokumentasi terbuka terkait realisasi penggunaan anggaran tersebut.

Sementara itu, untuk tahun anggaran 2025, Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Kadupandak, N. Rohani, menyampaikan kepada awak media bahwa terdapat alokasi dana pemeliharaan sebesar Rp11.560.000 yang diperuntukkan bagi perbaikan toilet siswa dan toilet guru.
Namun, hasil peninjauan langsung di lapangan menunjukkan bahwa perbaikan yang tampak baru sebatas pembelian satu unit bak penampungan air plastik di toilet guru. Kondisi sejumlah fasilitas sekolah lainnya terlihat kurang terawat, dengan bangunan dan sarana pendukung yang terkesan tidak mendapatkan pemeliharaan secara maksimal.Selasa(13/01/2026).

Selain persoalan anggaran, perhatian publik juga tertuju pada posisi bendahara sekolah yang diketahui merangkap jabatan sebagai Kepala Sekolah SMK Plus Karya Bhakti Pertiwi, yakni Cep Yogi Harto. Saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Kepala Sekolah N. Rohani menyatakan bahwa posisi bendahara tersebut akan segera diganti.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi tertulis maupun laporan pertanggungjawaban resmi yang disampaikan pihak sekolah kepada publik terkait penggunaan anggaran pemeliharaan dimaksud.

Awak media TRANSTWONEWS.COM akan terus memantau perkembangan kasus ini dan berencana menyampaikan laporan serta permintaan klarifikasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, guna memastikan transparansi pengelolaan anggaran serta adanya langkah evaluasi dan perbaikan yang sesuai ketentuan.

(Andi Sumardi)

Berita Terkait

50% Alumni SMK NU Kaplongan-Karangampel Indramayu, Tahun Ajaran 2025-2026 Diterima Bekerja di Dunia Usaha dan Industri
Oknum Petugas KBIHU Zahratul Ulum Karangampel Melarang Keras Wartawan Meliput Pemberangkatan Calon Jamaah Haji Kloter 30
HUT ke-17 LBH Balinkras, Perkuat Solidaritas dan Komitmen Bela Masyarakat Kecil
Massa Aksi Demo ATJ Soroti Dugaan Korupsi PDAM, Beri “Hadiah” Ular Sekarung ke Pendopo Indramayu 
Keluarga Besar SMPN 3 Sindang Gelar Mengaji Pagi dan Istighosah, Doakan Kesuksesan ASAJ 2026
Siswa SMP di Indramayu Tewas, Diduga Akibat Tawuran di Jembatan Cimanuk Jatibarang
Pungli Berkedok BPJS Mengintai Ibu Hamil di Indramayu, Dua Oknum Diduga Raup Jutaan Rupiah
Demo KOMPI Berjalan Tertib, Pejabat Indramayu Diberi “Hadiah” Biawak.

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:37

50% Alumni SMK NU Kaplongan-Karangampel Indramayu, Tahun Ajaran 2025-2026 Diterima Bekerja di Dunia Usaha dan Industri

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:12

Oknum Petugas KBIHU Zahratul Ulum Karangampel Melarang Keras Wartawan Meliput Pemberangkatan Calon Jamaah Haji Kloter 30

Senin, 11 Mei 2026 - 15:50

HUT ke-17 LBH Balinkras, Perkuat Solidaritas dan Komitmen Bela Masyarakat Kecil

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:20

Massa Aksi Demo ATJ Soroti Dugaan Korupsi PDAM, Beri “Hadiah” Ular Sekarung ke Pendopo Indramayu 

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:17

Keluarga Besar SMPN 3 Sindang Gelar Mengaji Pagi dan Istighosah, Doakan Kesuksesan ASAJ 2026

Berita Terbaru