Persiapkan masa depan lebih baik, Warga Binaan Lapas Garut tebar 26.000 bibit lele

Senin, 13 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut ,(Transtwonews).- Semangat kemandirian terus tumbuh di balik tembok Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut. Sebagai wujud nyata kontribusi terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dan 13 Akselerasi Program Kementerian Hukum dan HAM bidang Pemasyarakatan, Lapas Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui kegiatan penebaran benih ikan lele sebanyak 26.000 ekor di 13 kolam sistem bioflok, Senin (13 Oktober 2025).

Kegiatan penebaran benih ini disaksikan langsung oleh Kepala Lapas Garut (Rusdedy) beserta Kasi Kegiatan Kerja (Giatja), Asep Supriatna, sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan Lapas Produktif yang berorientasi pada pemberdayaan warga binaan.

Dalam kesempatan tersebut, Kalapas Garut menyampaikan bahwa program ini bukan hanya tentang membudidayakan ikan, tetapi juga membangun kemandirian, keterampilan, dan rasa tanggung jawab warga binaan agar kelak mampu berdaya saing di masyarakat.

“Dari balik jeruji, kami tumbuhkan semangat mandiri. Warga binaan bukan hanya menjalani masa pidana, tetapi juga menyiapkan masa depan yang lebih baik dengan keahlian nyata di bidang perikanan,” ujar Kalapas.

Langkah ini sejalan dengan arah kebijakan Asta Cita Presiden, khususnya poin peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ekonomi nasional berbasis ketahanan pangan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi implementasi dari program Pemasyarakatan Produktif yang digagas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan sebagai bagian dari 13 Akselerasi Program Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Melalui sistem bioflok yang ramah lingkungan dan efisien, Lapas Garut berupaya mewujudkan model budidaya ikan modern yang dapat menjadi contoh bagi Lapas lain di Indonesia. Diharapkan hasil panen nantinya tidak hanya memenuhi kebutuhan internal, tetapi juga dapat berkontribusi pada ekonomi lokal Garut.

Dengan semangat “Pemasyarakatan Produktif, Indonesia Kuat, Ekonomi Berdaulat”, Lapas Garut membuktikan bahwa di balik jeruji besi pun dapat lahir karya dan kontribusi nyata bagi bangsa.
(Ayi Ahmad)

Berita Terkait

Diduga Ditemukan Makanan Tidak Layak Konsumsi Dalam Program MBG di Kecamatan Gantar Indramayu
Eksibisi Pentas Seni SMPN 3 Sindang: Panggung Kreativitas yang Menginspirasi dan Menguatkan Karakter Siswa
FORWIT Gelar Bukber dan Santunan Anak Yatim Piatu Perkuat Silaturahmi di Bulan Ramadhan
Wakil Ketua DPRD Indramayu Amroni: “Jika NU Kuat, Bangsa Tidak Mudah Dipecah Belah
🚨 INFORMASI / MOHON BANTUAN 🚨
Satres Narkoba Polres Garut Amankan Belasan Botol Miras di Wanaraja
Jelang Tahun Baru 2026, Rutan Garut Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Aparat Penegak Hukum
Revitalisasi Sekolah-sekolah di Kabupaten Bandung, Bupati Bandung Ucapkan Terima Kasih Kepada Presiden

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:54

Diduga Ditemukan Makanan Tidak Layak Konsumsi Dalam Program MBG di Kecamatan Gantar Indramayu

Selasa, 14 April 2026 - 08:02

Eksibisi Pentas Seni SMPN 3 Sindang: Panggung Kreativitas yang Menginspirasi dan Menguatkan Karakter Siswa

Rabu, 18 Maret 2026 - 08:06

FORWIT Gelar Bukber dan Santunan Anak Yatim Piatu Perkuat Silaturahmi di Bulan Ramadhan

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:11

Wakil Ketua DPRD Indramayu Amroni: “Jika NU Kuat, Bangsa Tidak Mudah Dipecah Belah

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:34

🚨 INFORMASI / MOHON BANTUAN 🚨

Berita Terbaru