Tindakan Nekat Bertaruh Nyawa Demi Uang Receh

Kamis, 24 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana lokasi tempat jembatan sewo tempat mengais pasukan sapu.

Suasana lokasi tempat jembatan sewo tempat mengais pasukan sapu.

Indramayu, (Transtwonews) – Jembatan sewo adalah jembatan yang memisahkan dua kabupaten di jawa barat,yakni Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Subang.Letak jembatan yang berada di jalur pantura ini memiliki sejarah tersendiri,bahkan cerita tersebut kadang berbau mistik, sehingga ada kepercayaan,setiap kendaraan yang melintas bila ingin selamat harus melempar kan uang recehan sebagai tolak bala atau menghindari dari marabahaya.

Suasana lokasi tempat jembatan sewo tempat mengais pasukan sapu.

Dulunya memang dijembatan yang melintang di atas sungai sewo tersebut, pernah terjadi kecelakaan yang menewaskan seluruh penumpang bus yang membawa rombongan untuk bertransmigrasi. Sehingga disekitar jembatan sewo juga didirikan  monument pejuang transmigrasi untuk mengenang para korban yang gugur.Salah seorang pengguna jalan,Bapadin (40), yang sering lewat dijembatan sewo.

Bapadin yang tinggal di Indramayu ini mengatakan,aktifitas masyarakat yang mengais rejeki kebanyakan dilakukan di siang hari dan malam hari pun,kadang sembarang waktu.Yang membuat aktivitas ini semakin berbahaya adalah kenekatan mereka dalam berebut uang,’’Tanpa rasa takut, mereka berdiri ditengah jalan walaupun pengemudi kendaraan sudah membunyikan klakson untuk memperingatkan mereka, namun mereka tetap tidak memperdulikannya,’’katanya.

Terkait aktivitas warga di sekitar jembatan sewo,salah seorang warga, warlan (45) mengharapkan agar pihak kepolisian mengambil tindakan atas perbuatan sekelompok warga tersebut.Sebab selain membahayakan orang tua dan anak-anak yang meminta-minta,pengemudi juga mendapatkan resiko kecelakaan.

Sementara itu,beberapa orang pengais rejeki dijembatan sewo kepada media online transtwonews mengatakan, dirinya terpaksa menjalani aktivitas itu karena tidak ada pekerjaan lain, selain itu juga bila uang lemparan para pengguna jalan tidak diambil, maka mubadir dan sia-sia,’’ masa mas ada orang melempar uang kita biarkan saja, kan sayang.Lagian juga dari pada nganggur, ya mendingan nongkrong  disini ,lumayan loh bisa dapat  rejeki, dan kadang kalau lagi mujur, tiap hari kami bisa dapat uang puluhan ribu rupiah.lumayan buat jajan dan nutupi kebutuhan keluarga,’’jelas salah seorang pengais rejeki jembatan sewo yang tidak mau disebutkan namanya. (TAHRUDIN)

 

Berita Terkait

Dugaan Ketidaksesuaian Teknis Proyek Rekonstruksi Jalan di Cianjur Jadi Sorotan
Diduga Ditemukan Makanan Tidak Layak Konsumsi Dalam Program MBG di Kecamatan Gantar Indramayu
Eksibisi Pentas Seni SMPN 3 Sindang: Panggung Kreativitas yang Menginspirasi dan Menguatkan Karakter Siswa
FORWIT Gelar Bukber dan Santunan Anak Yatim Piatu Perkuat Silaturahmi di Bulan Ramadhan
Wakil Ketua DPRD Indramayu Amroni: “Jika NU Kuat, Bangsa Tidak Mudah Dipecah Belah
🚨 INFORMASI / MOHON BANTUAN 🚨
Satres Narkoba Polres Garut Amankan Belasan Botol Miras di Wanaraja
Jelang Tahun Baru 2026, Rutan Garut Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Aparat Penegak Hukum

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 20:03

Dugaan Ketidaksesuaian Teknis Proyek Rekonstruksi Jalan di Cianjur Jadi Sorotan

Jumat, 17 April 2026 - 17:54

Diduga Ditemukan Makanan Tidak Layak Konsumsi Dalam Program MBG di Kecamatan Gantar Indramayu

Selasa, 14 April 2026 - 08:02

Eksibisi Pentas Seni SMPN 3 Sindang: Panggung Kreativitas yang Menginspirasi dan Menguatkan Karakter Siswa

Rabu, 18 Maret 2026 - 08:06

FORWIT Gelar Bukber dan Santunan Anak Yatim Piatu Perkuat Silaturahmi di Bulan Ramadhan

Kamis, 12 Maret 2026 - 22:11

Wakil Ketua DPRD Indramayu Amroni: “Jika NU Kuat, Bangsa Tidak Mudah Dipecah Belah

Berita Terbaru