Tinggal Sebatang Kara, Gubug Mak Ajah Direhap Prajurit Kodim Sumedang

Senin, 23 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumedang,(transtwonews) – Seorang wanita lanjut usia (lansia) di Dusun Pamarisen, Desa Mekarjaya, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, hidup dalam penuh keprihatinan.

Dia adalah Mak Ajah, wanita berusia sekitar 80 tahun yang telah diterlantarkan anak-anak nya sejak 5 tahun yang lalu.

Mak Ajah diketahui memiliki 3 orang anak laki-laki. Dua anaknya tinggal di luar Kabupaten Sumedang. Sedangkan satu orang lagi tinggal di Kecamatan Surian, Kabupaten Sumedang.

Akan tetapi, entah apa alasannya, hingga saat ini ketiga anaknya enggan untuk menengok Mak Ajah.

Kepedihan hidup Mak Ajah tidak sampai disitu. Selain usianya yang sudah semakin menua, Mak Ajah juga harus rela hidup dengan kedua mata yang tidak bisa melihat.

Sehingga, dengan keterbatasannya itu, ia pun kerap mengalami kesulitan untuk sekedar memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Selama ini, Mak Ajah tinggal di dalam sebuah gubuk berukuran 3×4 meter persegi. Dan hidup bergantung kepada kerabat dekatnya.

Benar saja, saat dikunjungi langsung oleh Dandim 0610/Sumedang Letkol Inf Hendrix Fahlevi Rangkuti , tampak jelas kondisi gubuk tempat Mak Ajah tinggal, sudah dalam keadaan rusak dan tidak layak untuk dihuni. Bahkan, separuh dari rumahnya terpaksa harus dirobohkan karena khawatir akan mengancam keselamatan Mak Ajah.

Setelah melihat langsung kondisi rumah Mak Ajah Dandim langsung memerintahkan anggota untuk melaksanakan pembongkaran rumah secara total. Dan hari minggu ini untuk progres pembongkaran rumah sudah 100%.

Dandim 0610/Sumedang Letkol Inf Hendrix Fahlevi Rangkuti menjelaskan, bedah rumah tidak layak huni milik Mak Ajah ini merupakan hasil kerjasama antara TNI dengan masyarakat

Semoga kegiatan bedah RTLH dapat terus dilakukan sehingga mampu mempererat keberadaan TNI di hati masyarakat, sebab TNI kuat bersama rakyat,” pungkas Dandim

Kegiatan pembongkaran rumah tersebut dikerjakan oleh, anggota TNI dari Kodim 0610/Sumedang, 10 Orang, anggota POLRI 1 Orang, RT,RW Setempa, Aparatur Desa 8 Orang,Warga Masyarakat 15 Orang.***

Berita Terkait

Sengketa Sepele Bisa Berujung Panjang, Ini Pentingnya Konsultasi Hukum Sejak Dini
Kunjungan Tim Supervisi KDKMP di Wilayah Kodim 0616/Indramayu, Pastikan Program Berjalan Optimal
Gebyar Prestasi TK se-Kecamatan Leuwigoong di Ponpes Alquran Asy-Syafiiah yayasan Mumtaaz El Mabruuk
Yayasan Al-Jabar Rutin Santuni Anak Yatim Jelang Idul Fitri
Indahnya Berbagi di Bulan Suci Ramadhan Bersama Komando 73
Kolaborasi Hebat di Bulan Suci: Koramil Tanjungsari, Mahasiswa dan Santri Berbagi Takjil Sambil Serukan Perdamaian
Persit dan Koramil 1005/Jtr Berbagi Takjil di Bulan Ramadan, Wujud Kepedulian kepada Masyarakat
Bakti sosial Wujud Nyata Kepedulian OSIS  SMP PGRI Sukasono  Untuk Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 22:31

Sengketa Sepele Bisa Berujung Panjang, Ini Pentingnya Konsultasi Hukum Sejak Dini

Sabtu, 18 April 2026 - 08:11

Kunjungan Tim Supervisi KDKMP di Wilayah Kodim 0616/Indramayu, Pastikan Program Berjalan Optimal

Sabtu, 4 April 2026 - 15:47

Gebyar Prestasi TK se-Kecamatan Leuwigoong di Ponpes Alquran Asy-Syafiiah yayasan Mumtaaz El Mabruuk

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:29

Yayasan Al-Jabar Rutin Santuni Anak Yatim Jelang Idul Fitri

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:24

Indahnya Berbagi di Bulan Suci Ramadhan Bersama Komando 73

Berita Terbaru