Bupati Bandung Laksanakan Ground Breaking Pasar Sehat Majalaya

Rabu, 28 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab,Bandung(transtwonews) -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian melaksanakan ground breaking pembangunan Pasar Sehat Majalaya kerjasama dengan PT. Tri Putra Gemilang di Jalan Anyar Desa Majasetra Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung, Rabu (28/12/22).

Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna melaksanakan langsung peletakan batu pertama pembangunan Pasar Sehat Majalaya tersebut.

Bupati Bandung Dadang Supriatna menyatakan, pelaksanaan ground breaking Pasar Sehat Majalaya ini, setelah sebelumnya melewati proses lelang investasi. “Insya Allah investasi ini, dikelola langsung oleh PT. Tri Putra Gemilang selama 20 tahun sesuai dengan kesepakatan. Saya berharap dan doakan bersama,

mudah-mudahan pelaksanaan pembangunan Pasar Sehat Majalaya ini bisa berjalan lancar, mulus dan selesai tepat waktu. Pelaksana pembangunan diberikan kesehatan, dan pedagang juga diberikan kelancaran dalam usaha berdagangnya,” kata Dadang Supriatna.

Bupati Bandung optimis dengan dbangunnya Pasar Sehat Majalaya ini, produksi-produksi lokal Kabupaten Bandung bisa dipasarkan di Pasar Sehat Majalaya.

“Pasar Sehat ini kedepannya menjadi tempat usaha masyarakat Kabupaten Bandung, sehingga diharapkan pertumbuhan ekonomi cepat tumbuh dan kebutuhan masyarakat Kabupaten Bandung bisa terpenuhi,” harap Bupati Bandung.

Bupati Dadang Supriatna berharap pembangunan Pasar Sehat Majalaya bisa dikerjakan dalam waktu satu tahun sesuai dengan jadwal yang sudah disepakati dengan nilai investasi sebesar Rp 180 miliar.

“Ini investasi murni dengan anggaran dari investor PT. Tri Putra Gemilang.
Pembangunan Pasar Sehat Majalaya dikelola dan dibangun investor PT. Tri Putra Gemilang, sebagai pemenang tender melalui mekanisme lelang,” kata Dadang Supriatna.

bupati juga berharap pembangunan pasar ini menjadi pusat penampungan produksi yang nantinya bisa dijual di tingkat regional, nasional maupun internasional.

Ia pun mengatakan, Pemkab Bandung akan terus mengawasi dan menegur apabila pembangunnya tidak sesuai dengan bestek atau jadwal yang sudah disepakati.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bandung H. Marlan mengatakan, pembangunan Pasar Sehat Majalaya ini untuk memudahkan para pedagang dan PKL di sekitar Pasar Majalaya dalam melaksanakan kegiatan ekonomi yang aman, nyaman dan tertib.

“Dengan adanya pembangunan pasar ini, para pedagang akan terkoordinasi dan lebih tertib,” katanya.

Marlan menyebutkan bahwa pasar Majalaya yang saat ini berada di pusat Kota Majalaya, dirasakan tahun ke tahun kurang nyaman bagi masyarakat. Untuk itu, kata dia, Bupati Bandung memindahkan Pasar Majalaya itu ke tempat yang lebih nyaman, aman, termasuk Terminal Majalaya akan dipindahkan juga.

“Pembangunan pasar ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembangunan Pasar Sehat Majalaya. Meningkatkan daya tarik pasar rakyat, selain meningkatkan ekonomi pedagang pasar,” tuturnya.

Marlan juga berharap dengan dibangunnya pasar sehat ini ada kegiatan lainnya yang dapat mendukung perekonomian masyarakat.

Marlan mengungkapkan pembangunan pasar ini melalui kajian dan lelang, dan pihak investor mengelolanya selama 20 tahun. “Sesuai aturan apakah diperpanjang atau tidak, setelah itu pasar ini diserahkan ke Pemkab Bandung,” ujarnya.

Ia menyebutkan nilai investasi dalam pembangunan Pasar Sehat Majalaya senilai Rp 180 miliar dengan luas lahan 4,9 hektare.
“Pasar ini dibangun dua lantai dan bisa menampung 1986 pedagang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bandung Dicky Anugrah mengaku bersyukur bisa terlaksana ground breaking atau peletakan batu pertama pembangunan Pasar Sehat Majalaya.

“Pembangunan Pasar Sehat Majalaya ini kerjasama antara Pemkab Bandung dengan PT. Tri Putra Gemilang setelah sebelumnya melaksanakan lelang investasi. Semua pembiayaan berasal dari investor dan tidak menggunakan APBD dalam pembangunannya. Semuanya riil investasi dari investor sebesar Rp 180 miliar,” kata Dicky.

Berita Terkait

Audiensi Bersama Bupati Lucky Buntu, Demo Besok Dipastikan KOMPI Bawa 10 Ribu Massa Duduki Pendopo Tolak Revitalisasi Tambak
Kabupaten Bandung Raih Peringkat Ke-3 Nasional, KDS Sukses Tingkatkan Kinerja ASN
Kang DS Dukung Langkah PMII Kabupaten Bandung dalam Gerakan Berantas Narkoba
KDS Turun Langsung, Normalisasi Sungai Cisunggalah Dikebut Lewat Kolaborasi Pentahelix
Atas Dukungan Kang Cucun, KDS Usulkan 3 Program Prioritas Atasi Banjir Kabupaten Bandung ke Kementerian PUPR
Rangkaian HUT ke-385, Bupati KDS: Niatkan Bekerja Lillahi Ta’ala, Segera Turun ke Lokasi Banjir
KDS Sambut Program BSPS dan KUR Perumahan, 1.200 Rutilahu Kabupaten Bandung Segera Dibedah Tahun Ini
KDS Perkuat Sinergi Tripartit, Dorong Kepatuhan Pemberian BPJS Ketenagakerjaan pada Buruh di Kabupaten Bandung

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 14:57

Audiensi Bersama Bupati Lucky Buntu, Demo Besok Dipastikan KOMPI Bawa 10 Ribu Massa Duduki Pendopo Tolak Revitalisasi Tambak

Senin, 27 April 2026 - 11:48

Kabupaten Bandung Raih Peringkat Ke-3 Nasional, KDS Sukses Tingkatkan Kinerja ASN

Minggu, 26 April 2026 - 08:19

Kang DS Dukung Langkah PMII Kabupaten Bandung dalam Gerakan Berantas Narkoba

Kamis, 23 April 2026 - 17:52

KDS Turun Langsung, Normalisasi Sungai Cisunggalah Dikebut Lewat Kolaborasi Pentahelix

Selasa, 21 April 2026 - 18:25

Atas Dukungan Kang Cucun, KDS Usulkan 3 Program Prioritas Atasi Banjir Kabupaten Bandung ke Kementerian PUPR

Berita Terbaru