Persaingan Global IPKB Perlu Terobosan Inovatif

Jumat, 28 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Indonesia Pengusaha Konveksi Berkarya (IPKB) Nendi Herdiaman

Ketua Indonesia Pengusaha Konveksi Berkarya (IPKB) Nendi Herdiaman

JATINANGOR,(transtwonews)-Ketua Indonesia Pengusaha Konveksi Berkarya (IPKB) Nendi Herdiaman menyampaikan IPKB perlu melakukan terobosan inovatif terkait persaingan global, kecenderungan pasar luar negri dan dalam negeri. Selain itu membuka dan menggiatkan export ke negara baru sebagai alternatif serta meningkatkan kualitas.

Bekerjasama Dengan para pihak termasuk kampus untuk explorasi bahan baku alternatif dengan tetap mengacu pada kandungan lokal guna menghindari biaya lebih mahal.

Perihal modernisasi, kata dia salah satunya penggunaan mesin dimana jumlah tenaga kerja berkurang merupakan hal yang tidak bisa dihindari. Namun harus dilakukan secara bertahap dan bijaksana.

“Paling tidak membutuhkan waktu untuk sosialisasi, persiapan pendidikan dan pelatihan SDM baik untuk operator mesin maupun karyawan-karyawan yang di rumahkan atau PHK bertahap,”ucap Nendi. Jumat (28/10)

Ia menambahkan dengan masih maraknya pakaian bekas daya beli masyarakat yang mencari produk sangat murah membuat produk hasil indeks kepuasan masyarakat (IKM) marketnya kurang baik.

Produk IKM yang bersaing dengan baju bekas dan pakaian import yang begitu murah dipasaran mengakibatkan dampak negatif ke harga pokok penjualan (HPP) upah kerja yang sangat minim, peminat untuk jadi operator jahit sangat minim untuk saat ini ke IKM.

Menurutnya, rata-rata yang sudah berpengalaman menjahit lebih memilih ke pabrik garmen yang besar. Mungkin dikarenakan pabrik-pabrik besar masih sejahtera di upah kerja.

“Kami IKM terus berusaha agar bisa mensejahterakan penjahit rumahan dengan sistem borongan dan memberikan kebesaran waktu kerja,”ujarnya.

“Dalam kurun waktu dua tahun ini kami sangat sulit untuk mencari pekerja.
Semoga dengan ada program khusus pelatihan penjahit buat IKM bisa membantu kelancaran produksi kami, yang seringnya justru bagi pengusaha garment besar. Semoga IKM konveksi Home industri diperhatikan juga,” pungkasnya. ***

Berita Terkait

Kodim 0610/Sumedang Serap 128.375 Kg Gabah dari Petani per 7 April 2025
DPC Tani Merdeka Indonesia Gelar Rapat Konsolidasi
Rumah Zakat Bagikan Sembako di Bandung Raya dan Sumedang Sepanjang Januari 2025, Ringankan Beban Ratusan Keluarga
PT Al Yamin Hadirkan Diera Cafe and Resto, Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Kiprah Kelompok Tani Cipangasahan
Festival Seni Budaya dan Pameran Bazar UMKM , Pasirjambu Meriahkan HUT 383 Kabupaten Bandung
Dalam Bulan Penuh Berkah CV TGM Mengaji Mengabdi Cimanggung.
Bulan Ramadhan Bulan Penuh Berkah Untuk Menambah Penghasilan

Berita Terkait

Selasa, 8 April 2025 - 11:55

Kodim 0610/Sumedang Serap 128.375 Kg Gabah dari Petani per 7 April 2025

Jumat, 28 Februari 2025 - 10:58

DPC Tani Merdeka Indonesia Gelar Rapat Konsolidasi

Senin, 3 Februari 2025 - 18:25

Rumah Zakat Bagikan Sembako di Bandung Raya dan Sumedang Sepanjang Januari 2025, Ringankan Beban Ratusan Keluarga

Minggu, 17 November 2024 - 07:26

PT Al Yamin Hadirkan Diera Cafe and Resto, Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 6 November 2024 - 09:09

Kiprah Kelompok Tani Cipangasahan

Berita Terbaru