Indramayu ( Transtwonews ) – Semangat olahraga kembali menggema di Desa Juntikedokan Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu.
Pemerintah Desa Juntikedokan bersama Karang Taruna resmi membuka Open Turnamen Sepakbola NyiMas Ratu Junti 2026, yang akan berlangsung mulai tanggal 1 April hingga 30 April 2026, yang berlangsung di Lapangan Bola Desa Juntikedokan Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu, Rabu (1/04/2026).
Nampak hadir dalam kegiatan ini Kuwu Desa Juntikedokan Suendi, Ketua BPD Desa Juntikedokan Akyani, Ketua Panitia Turnamen Sepakbola NyiMas Ratu Junti Cup 2026 Anton Efendi, Camat Juntinyuat Ali Alamudin SH, DanRamil Juntinyuat Kapten Effendi, Kapolsek Juntinyuat Iptu Trio dan Kuwu se-Kecamatan Juntinyuat.
Turnamen ini terbuka untuk umum tingkat desa/antar desa se-Wilayah Ciayumajakuning ( Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan) dengan uang pendaftaran Rp 800.000 per team, dan dengan total hadiah jutaan rupiah yakni Rp 40 juta, dengan rincian sebagai berikut 1. Pertama Rp.20.000.000, 2. Kedua 10.000.000,- dan hadiah ke 3. Rp. 5.000.000,-
Untuk saat ini yang sudah resmi mendaftar 32 team Kesebelasan sepakbola yang bakal ikut bertanding dari Wilayah Ciayumajakuning
Dijelaskan Camat Juntinyuat Ali Alamudin SH, saya sangat mengapresiasi sekali pada Kuwu Desa Juntikedokan yang menyelenggarakan even kegiatan ini dan saya berpesan kepada seluruh team Sepakbola yang dalam kegiatan Open Turnamen NyiMas Ratu Junti Cup 2026 ini agar tetap menjaga sportivitas bertanding dan jadikanlah ajang efen ini sebagai Silaturahmi antar daerah kemudian tetap menjaga ketertiban, keamanan dan terus ciptakan suasana yang kondusif, tuturnya.
Kuwu Desa Juntikedokan Suendi, dalam sambutannya menyampaikan, “Turnamen ini bukan hanya ajang kompetisi, tapi juga sarana mempererat silaturahmi antar warga dan mencari bibit-bibit pemain muda berbakat dari berbagai desa di Wilayah Ciayumajakuning.
Ditambahkan Kuwi Suendi, kepada seluruh peserta saya berpesan agar bertanding dengan menjujung tinggi sportifitas olah raga dan saling menghormati, menang dan kalah dalam pertandingan hal yang biasa namun semangat kebersamaan dan persaudaraan harus tetap jaga, pungkasnya.
( Kamal )


















