Garut ( Transtwonews) – Sebanyak 248 Peserta santri untuk di Al – Ghonyyah itu ketika namanya sudah hasil daripada pendidikan ke Pesantrenan, juga dibekali pendidikan formil diantaranya bidang kejuruan pertanian. Dengan pasilitas laboratorium dan lahan tanam sayuran dan pohon lainnya yang di sediakan sekitar 7000 kantong plastik Polibec. Yang akan ditanam oleh siswa(Santri) SMK Al Ghonyyah di BLKK Selaawi.
Instruktur teknik lapangan abdul Kodir Jaelani menyampaikan bersama Para Santrinya telah di bekali Skills tehnik pertanian,dari dasar tehnik serta tahapan-tahapan media tanam,bibit unggul tanam dan pemeliharaan tehnik panen. Jadi saat santri keluaran Al Ghonyyah kembali kampung halamannya manfaat Santri itu jika pulang balik dari pesantren dapat membawakan ilmu pertanian.
Lebih lanjut ujar teknik pelaksana lapangan Abdul Kodir Jaelani fasilitator keahlian perlu sekolah formal. itu dulu ,dulu kan dan itu sudah cukup untuk kita nah ini sudah diidentifikasi dengan halaman pasantren pendukung yaitu BLKK Al Ghonyyah. Karena bidang pertanian setiap santri itu rata-rata ada di lingkungan alam sekitar kita bisa memanfaatkan lingkungan itu. maka kita ambil jurusan sekolah pertanian di SMK Al Ghonyyah.
Kemudian kebiasaan lulusan SMK pertanian Al-Ghonyyah ini hidup kita dengan memiliki keahlian.salah satu contohnya ketika Santri saat ini hingga keluar, Dimana jadi ustadz itu akan dapat mengelola penanaman lingkungan yang berarti kita memanfaatkan alam sekitar di daerah tersebut .
Para siswa (santri) Al – Ghonyyah, akan membawa bekal arah . Hasil ilmu pengajikan kita harus juga meraih aktivitasnya jika ke luar bisa, ngurus lembur ,bisa menguatkan lemburnya.
Jadi bekal dari pada hasil mondok pesantren di SMK Al-Ghoniyah.
Sulap Lahan Kosong Menjadi Kebun Sayur, Siswa Siap jadikan area pertanian produktif seluas 2800 meter lahan kosong di halaman BLKK Yayasan Al- Ghoniyyah akan di sulap menjadi lahan tanaman sayur.
SMK Al-Ghoniyyah sendiri ada sebanyak 248 siswa SMK jurusan pertanian yang di pimpin oleh kepala sekolah Rd.Bambang Heryanto,ST.,Gr dan ketua Yayasan Al-Ghoniyyah KH.Rd.Jujun Junaedi serta Ketua Pelaksana lapangan Abdul Kodir Jaelani.

Abdul Kodir Jaelani selaku penanggung jawab di lapangan sampaikan pada awak media bahwasanya siswa siswi di SMK Al-Ghoniyyah selaku aktip mengikuti setiap bimbingan praktek lapangan serta selalu ikut dalam setiap arahan arahan dan juga petunjuk dari Gurunya dan proses awal mula terjadinya penanaman secara langsung,” ucapnya, ” Jumat 28/11/25.
Tentu, lanjut Abdul Kodir. Dalam kegiatan ini semua siswa praktek akan di berikan pengenalan jenis-jenis tanaman sayur dan tehnik dasar bercocok tanam memahami cara merawat tanaman seperti Bayam, Kangkung,.Cabai, tomat, dan timun dengan benar, dan Alhamdulillah 7000 polibag akan siap di di tanami ,” jelasnya.
Program ini bertujuan tidak hanya menghijaukan lingkungan, tetapi juga menanamkan nilai kerja sama, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap alam. “Kami ingin siswa belajar langsung dari pengalaman. Mereka tidak hanya menanam sayur, tetapi juga menanam karakter,”pungkasnya Abdul Kodir Jaelani . (Ayi Ahmad)


















