Sumedang,(transtwonews) – Wujud nyata manunggalnya TNI dengan rakyat kembali terlihat di Kecamatan Sukasari. Pada Rabu (27/8), masyarakat Dusun Sarden, Desa Sukasari bersama prajurit TNI dari Kodim 0610/Sumedang, personel Polsek Pamulihan, serta aparatur wilayah bergotong royong memperbaiki jalan penghubung menuju Desa Genteng yang nyaris putus akibat longsor.
Kegiatan karya bakti ini dipimpin langsung oleh Camat Sukasari, Asep Taufik, dengan dukungan penuh dari Danramil 1004/Tanjungsari Kapten Inf Agus Hermawan serta jajaran Polsek. Jalan yang diperbaiki merupakan jalur vital perekonomian warga, terutama bagi petani dan pedagang lokal yang menggantungkan akses ini untuk menjual hasil pertanian mereka.Rabu(27/8/2025).
Masyarakat Desa Genteng sendiri mayoritas berprofesi sebagai petani tembakau, yang selama ini menjadi salah satu penyumbang pajak terbesar di Kabupaten Sumedang. Namun kondisi jalan yang menjadi akses utama mereka belum sepenuhnya diperbaiki. Karena itu, warga berharap agar anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT) dapat dialokasikan untuk pembangunan dan perbaikan jalan penghubung yang sangat dibutuhkan masyarakat.
Kehadiran para Babinsa Koramil 1004/Tanjungsari yang turut memperbaiki jalan memicu semangat warga. Tokoh masyarakat Desa Genteng, Haji Warta, bersama para petani tembakau dari Genteng dan Sukasari berinisiatif melakukan iuran guna menyewa alat berat. Langkah ini dilakukan untuk meringankan kerja para prajurit TNI-Polri yang bergotong royong memperbaiki jalan dengan peralatan seadanya, sesuai inisiasi Forkompincam Sukasari.
“Ini jalan kehidupan kami. Kalau putus, maka perekonomian warga lumpuh. Kami bersyukur TNI-Polri hadir bersama rakyat, dan kami pun terpanggil untuk ikut membantu dengan apa yang kami bisa,” ujar salah seorang petani tembakau yang ikut bergotong royong.
Aksi kolektif ini mendapat apresiasi luas, karena mencerminkan kepedulian bersama antara pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari Karya Bakti Teritorial Prima Kodim 0610/Sumedang dalam rangka memperingati HUT TNI ke-80.
“Gotong royong ini adalah bukti nyata bahwa TNI hadir untuk mengatasi kesulitan rakyat, dan rakyat pun menyambut dengan penuh simpati. Inilah makna sejati kemanunggalan TNI dan rakyat,” tegas Kapten Inf Agus Hermawan. (****)


















