Bunda Bedas Prihatin Maraknya Peredaran dan Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Anak Muda

Senin, 24 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. BANDUNG(transtwonews) – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bandung bekerjasama dengan Polresta Bandung menggelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Anak dan Penyalahgunaan Narkoba, di Gedung Oryzasativa Pemkab Bandung, Senin (24/2/2025).

p

Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Emma Dety Permanawati saat membuka kegiatan menyampaikan, sosialisasi ini sejalan dengan visi Kabupaten Bandung, yaitu terwujudnya masyarakat Kabupaten Bandung yang Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera. Untuk mewujudkan visi tersebut, kata Emma, tentunya memerlukan sumber daya manusia yang berkualitas untuk kesinambungan pembangunan.

“Saya yakin, kita semua sepakat bahwa sumber daya manusia unggul di masa depan seperti yang kita harapkan harus dipersiapkan secara khusus melalui sebuah strategi sistem yang mampu mendukung terpenuhinya hak-hak anak, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang secara maksimal,” kata Emma yang akrab disapa Bunda Bedas ini.

Menurutnya, kekerasan terhadap anak telah memberikan dampak negatif dan luas tidak hanya terhadap korban, tetapi juga berpengaruh terhadap proses tumbuh kembang anak.

“Hal ini mengingat kekerasan terhadap anak seringkali terjadi di lingkungan domestik (rumah tangga), di samping terjadi di lingkungan publik/umum, di sekolah atau di suatu komunitas,” ungkap Emma.

Ia menambahkan, kekerasan yang dihadapi anak bukan hanya berupa kekerasan fisik, melainkan juga kekerasan psikis, kekerasan seksual, dan penelantaran. Pelaku kekerasan juga bukan hanya orang luar ataupun orang tidak dikenal, namun juga berasal dari lingkungan terdekat kita.

“Saya juga sangat prihatin terhadap maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Hal ini merupakan prioritas kita bersama, karena memiliki tingkat urgensi tinggi,” tandasnya.

Istri dari Bupati Bandung Dadang Supriatna ini mengungkapkan penyalahgunaan narkoba terbukti telah merusak masa depan bangsa di negara manapun. Daya rusaknya luar biasa,  merusak karakter manusia, merusak fisik dan kesehatan, serta dalam jangka panjang berpotensi besar mengganggu daya saing dan kemajuan bangsa.

Dengan melihat daya rusak yang ditimbulkan, kata Emma, kejahatan narkoba ini digolongkan dalam kejahatan luar biasa dan serius. Sehingga menjadi ancaman nyata yang membutuhkan penanganan serius dan mendesak.

“Maka dari itu, saya sangat mendukung adanya sosialisasi akan bahayanya narkoba ke kalangan anak muda. Jangan sampai anak-anak kita terjerumus dalam jeratan obat-obatan terlarang yang sungguh menyengsarakan, bukan hanya pengguna, namun juga keluarga dan lingkungan terdekatnya,” kata Emma.

Ia berharap, sosilisasi dan edukasi yang diikuti 50 anak muda secara hybrid ini menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam menjawab tantangan dan permasalahan kekerasan terhadap anak dan ancaman narkoba.

“Mengingat pentingnya hal ini, saya harap peserta kegiatan dapat mengikuti dengan serius terutama bagi anak-anakku forum anak daerah yang memiliki peran 2P yaitu Pelopor dan Pelopor, juga Genre Kabupaten Bandung,” pesan Emma.

Ia menyerukan seluruh pihak dapat membangun komitmen, mengambil peran sebagai agent of change dalam rangka pencegahan kekerasan terhadap anak dan terhindar dari bahaya narkoba, sehingga Generasi Emas yang berkualitas tahun 2045 dapat terwujud demi kemajuan bangsa.

Sementara Kapolresta Bandung ombes Pol. Aldi Subartono memaparkan, dengan jumlah laporan yang masuk ke Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polresta Bandung yang meningkat, dirinya menginstruksikan kepada pata penyidik untuk membagi kasus tersebut. Hal ini karena di UPTD P2TP2A, tenaga psikolog terbatas dan menjadi kendala baru.

p

“Untuk itulah pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak, serta mengurangi penyalahgunaan narkoba yang semakin marak,” tandas Kapolresta Bandung.

Pihaknya berharap sosialisasi ini dapat memberikan dampak positif dalam mengedukasi masyarakat, terutama para orangtua dan generasi muda, agar lebih peduli terhadap masalah ini.

Hidayat

Berita Terkait

Audiensi Bersama Bupati Lucky Buntu, Demo Besok Dipastikan KOMPI Bawa 10 Ribu Massa Duduki Pendopo Tolak Revitalisasi Tambak
Kabupaten Bandung Raih Peringkat Ke-3 Nasional, KDS Sukses Tingkatkan Kinerja ASN
Kang DS Dukung Langkah PMII Kabupaten Bandung dalam Gerakan Berantas Narkoba
KDS Turun Langsung, Normalisasi Sungai Cisunggalah Dikebut Lewat Kolaborasi Pentahelix
Atas Dukungan Kang Cucun, KDS Usulkan 3 Program Prioritas Atasi Banjir Kabupaten Bandung ke Kementerian PUPR
Rangkaian HUT ke-385, Bupati KDS: Niatkan Bekerja Lillahi Ta’ala, Segera Turun ke Lokasi Banjir
KDS Sambut Program BSPS dan KUR Perumahan, 1.200 Rutilahu Kabupaten Bandung Segera Dibedah Tahun Ini
KDS Perkuat Sinergi Tripartit, Dorong Kepatuhan Pemberian BPJS Ketenagakerjaan pada Buruh di Kabupaten Bandung

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 14:57

Audiensi Bersama Bupati Lucky Buntu, Demo Besok Dipastikan KOMPI Bawa 10 Ribu Massa Duduki Pendopo Tolak Revitalisasi Tambak

Senin, 27 April 2026 - 11:48

Kabupaten Bandung Raih Peringkat Ke-3 Nasional, KDS Sukses Tingkatkan Kinerja ASN

Minggu, 26 April 2026 - 08:19

Kang DS Dukung Langkah PMII Kabupaten Bandung dalam Gerakan Berantas Narkoba

Kamis, 23 April 2026 - 17:52

KDS Turun Langsung, Normalisasi Sungai Cisunggalah Dikebut Lewat Kolaborasi Pentahelix

Selasa, 21 April 2026 - 18:25

Atas Dukungan Kang Cucun, KDS Usulkan 3 Program Prioritas Atasi Banjir Kabupaten Bandung ke Kementerian PUPR

Berita Terbaru