Dengan Keterbatasan Sarana Prasarana, Warga Binaan Rutan Garut tetap semangat ikuti Pembinaan Kepramukaan

Jumat, 13 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,(Transtwonews).-Dengan Keterbatasan Sarana Prasarana, Warga Binaan Rutan Garut tetap semangat ikuti Pembinaan Kepramukaan

Garut – Bertempat di Area Gazebo Rutan Garut, Gugus Depan (Gudep) Khusus Gerakan Pramuka Rutan Kelas IIB Garut gelar Latihan Kepramukaan, sebagai bagian dari upaya untuk mendukung rehabilitasi dan pengembangan karakter mereka. Jum’at (13/9/24).

p

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan baru, menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, dan memupuk rasa tanggung jawab di kalangan para tahanan. Meski keterbatasan sarana dan prasarana, 15 orang Warga Binaan Rutan Garut tetap semangat ikuti kegiatan latihan Kepramukaan.

Kepala Rutan Kelas IIB Garut berharap bahwa dengan melalui kegiatan pembinaan kepramukaan, warga binaan dapat memperoleh pelajaran berharga tentang disiplin, kerja sama, dan kepemimpinan. “Kegiatan ini adalah salah satu upaya kami untuk membantu warga binaan mempersiapkan diri mereka untuk masa depan yang lebih baik. Kami percaya bahwa pembinaan kepramukaan dapat menjadi sarana efektif untuk membangun karakter dan membekali mereka dengan keterampilan yang berguna,” ujar Karutan Garut, Fahmi Rezatya Suratman.

Selama program, para peserta terlibat dalam berbagai aktivitas pramuka seperti salah satunya adalah peraturan baris berbaris (PBB). Pihak pembina pramuka dari Kwartir Cabang Kab. Garut menjelaskan bahwa kepramukaan mengajarkan nilai-nilai penting yang dapat membantu individu dalam berbagai aspek kehidupan. “Kepramukaan tidak hanya mengajarkan keterampilan praktis, tetapi juga nilai-nilai seperti tanggung jawab, solidaritas, dan kepemimpinan. Kami berharap bahwa warga binaan dapat mengambil manfaat dari kegiatan ini dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari mereka.”

Program pembinaan kepramukaan ini diharapkan dapat menjadi langkah positif dalam proses rehabilitasi di Rutan Kelas IIB Garut. Dengan memberikan keterampilan dan pengetahuan tambahan, diharapkan warga binaan dapat lebih siap untuk kembali ke masyarakat dengan sikap yang lebih baik dan lebih bertanggung jawab.Bertempat di Area Gazebo Rutan Garut, Gugus Depan (Gudep) Khusus Gerakan Pramuka Rutan Kelas IIB Garut gelar Latihan Kepramukaan, sebagai bagian dari upaya untuk mendukung rehabilitasi dan pengembangan karakter mereka. Jum’at (13/9).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan baru, menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, dan memupuk rasa tanggung jawab di kalangan para tahanan. Meski keterbatasan sarana dan prasarana, 15 orang Warga Binaan Rutan Garut tetap semangat ikuti kegiatan latihan Kepramukaan.

Kepala Rutan Kelas IIB Garut  berharap bahwa dengan melalui kegiatan pembinaan kepramukaan, warga binaan dapat memperoleh pelajaran berharga tentang disiplin, kerja sama, dan kepemimpinan. “Kegiatan ini adalah salah satu upaya kami untuk membantu warga binaan mempersiapkan diri mereka untuk masa depan yang lebih baik. Kami percaya bahwa pembinaan kepramukaan dapat menjadi sarana efektif untuk membangun karakter dan membekali mereka dengan keterampilan yang berguna,” ujar Karutan Garut, Fahmi Rezatya Suratman.

p

Selama program, para peserta terlibat dalam berbagai aktivitas pramuka seperti salah satunya adalah peraturan baris berbaris (PBB). Pihak pembina pramuka dari Kwartir Cabang Kab. Garut menjelaskan bahwa kepramukaan mengajarkan nilai-nilai penting yang dapat membantu individu dalam berbagai aspek kehidupan. “Kepramukaan tidak hanya mengajarkan keterampilan praktis, tetapi juga nilai-nilai seperti tanggung jawab, solidaritas, dan kepemimpinan. Kami berharap bahwa warga binaan dapat mengambil manfaat dari kegiatan ini dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari mereka.”

Program pembinaan kepramukaan ini diharapkan dapat menjadi langkah positif dalam proses rehabilitasi di Rutan Kelas IIB Garut. Dengan memberikan keterampilan dan pengetahuan tambahan, diharapkan warga binaan dapat lebih siap untuk kembali ke masyarakat dengan sikap yang lebih baik dan lebih bertanggung jawab.pungkasnya.

(Ayi Ahmad).

Berita Terkait

Sengketa Sepele Bisa Berujung Panjang, Ini Pentingnya Konsultasi Hukum Sejak Dini
Gebyar Prestasi TK se-Kecamatan Leuwigoong di Ponpes Alquran Asy-Syafiiah yayasan Mumtaaz El Mabruuk
Yayasan Al-Jabar Rutin Santuni Anak Yatim Jelang Idul Fitri
Bakti sosial Wujud Nyata Kepedulian OSIS  SMP PGRI Sukasono  Untuk Masyarakat
Ada-ada Saja Inovasi Koramil Tanjungsari, Ibu Persit Ajak Generasi Emas Kembali Ceria Lewat Permainan Tradisional
Sebanyak 72 Siswa Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa di SMPN 1 Sukawening.
Peringatan Isra’ Mi’raj di SMPN 3 Sindang, Drs. H. Gunawan, M.Pd.I.: Isra’ Mi’raj sebagai Ujian dan Penghibur bagi Rasulullah SAW dan Umatnya
Pihak Sekolah Gandeng Polsek Sukawening Tertibkan Knalpot Brong

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 22:31

Sengketa Sepele Bisa Berujung Panjang, Ini Pentingnya Konsultasi Hukum Sejak Dini

Sabtu, 4 April 2026 - 15:47

Gebyar Prestasi TK se-Kecamatan Leuwigoong di Ponpes Alquran Asy-Syafiiah yayasan Mumtaaz El Mabruuk

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:29

Yayasan Al-Jabar Rutin Santuni Anak Yatim Jelang Idul Fitri

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:33

Bakti sosial Wujud Nyata Kepedulian OSIS  SMP PGRI Sukasono  Untuk Masyarakat

Minggu, 8 Februari 2026 - 20:01

Ada-ada Saja Inovasi Koramil Tanjungsari, Ibu Persit Ajak Generasi Emas Kembali Ceria Lewat Permainan Tradisional

Berita Terbaru