Grab dan OVO luncurkan PATRIOT, dukung digitalisasi di daerah

Kamis, 21 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (transtwonews.com) – Dua perusahaan teknologi yaitu Grab dan OVO meluncurkan PATRIOT (Program Akselerasi Transaksi Online Pemerintah), program jangkar untuk mendukung Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang dicanangkan Presiden Joko Widodo dan akselerasi transaksi digital ekosistem terintegrasi.President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan, program ini menjadi langkah strategis bagi Grab dan OVO untuk membantu pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia, tak terkecuali UMKM dalam mengambangkan usahanya.

“Kolaborasi Grab dan OVO diharapkan dapat meningkatkan jumlah UMKM yang masuk ke platform digital terutama pedagang pasar tradisional sebagai upaya mendukung target pemerintah mencapai 30 juta UMKM di 2024,” kata Ridzki dalam jumpa pers virtual, yang dihelat langsung dari Surakarta, Kamis.

Lebih lanjut, Grab OVO PATRIOT melingkupi beberapa inisiatif yang bertujuan untuk memperluas pemanfaatan teknologi untuk transaksi daring, baik dari sektor ritel maupun pemerintah.

Kedua perusahaan berkomitmen mendorong percepatan dan perluasan digitalisasi daerah melalui tiga elemen besar, yaitu digitalisasi pasar untuk memudahkan pedagang dalam menjalankan usaha, Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETP) untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan mendukung Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Grab bersama OVO melakukan edukasi dan adopsi platform digital (on boarding) pedagang pasar ke dalam ekosistem digital dan metode pembayaran QRIS.

Setelah bergabung dengan ekosistem Grab dan OVO, para pedagang pasar mendapatkan insentif dana bergulir sebagai fasilitas penyelesaian transaksi di hari yang sama.

Selain itu, untuk mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan penerimaan negara, OVO telah menyediakan layanan pembayaran daring bagi PDAM, PLN, BPJS dan Pajak Bumi dan Bangunan di 109 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.

OVO juga telah mendapatkan izin sebagai Lembaga Persepsi Lainnya (LPL) dan saat ini telah mencapai tahap akhir (90 persen) pengembangan, sebelum resmi diluncurkan bersama Kementerian Keuangan RI.

“Ke depannya, dengan dukungan Grab, OVO akan menyediakan layanan pembayaran pajak dan retribusi lainnya yang akan mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan penerimaan negara, seperti pajak kendaraan, retribusi pasar, retribusi parkir, Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), pembayaran biaya pembuatan paspor,” kata Presiden Direktur OVO Karaniya Dharmasaputra, menambahkan. (ant)

Berita Terkait

Kodim 0610/Sumedang Serap 128.375 Kg Gabah dari Petani per 7 April 2025
DPC Tani Merdeka Indonesia Gelar Rapat Konsolidasi
Rumah Zakat Bagikan Sembako di Bandung Raya dan Sumedang Sepanjang Januari 2025, Ringankan Beban Ratusan Keluarga
PT Al Yamin Hadirkan Diera Cafe and Resto, Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Kiprah Kelompok Tani Cipangasahan
Festival Seni Budaya dan Pameran Bazar UMKM , Pasirjambu Meriahkan HUT 383 Kabupaten Bandung
Dalam Bulan Penuh Berkah CV TGM Mengaji Mengabdi Cimanggung.
Bulan Ramadhan Bulan Penuh Berkah Untuk Menambah Penghasilan

Berita Terkait

Selasa, 8 April 2025 - 11:55

Kodim 0610/Sumedang Serap 128.375 Kg Gabah dari Petani per 7 April 2025

Jumat, 28 Februari 2025 - 10:58

DPC Tani Merdeka Indonesia Gelar Rapat Konsolidasi

Senin, 3 Februari 2025 - 18:25

Rumah Zakat Bagikan Sembako di Bandung Raya dan Sumedang Sepanjang Januari 2025, Ringankan Beban Ratusan Keluarga

Minggu, 17 November 2024 - 07:26

PT Al Yamin Hadirkan Diera Cafe and Resto, Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 6 November 2024 - 09:09

Kiprah Kelompok Tani Cipangasahan

Berita Terbaru