Garut ,(Transtwonews) – Boarding school SMP IT As-syafiiyah melaksanakan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS untuk masa bakti 2025-2026. Pemilihan ini merupakan bagian dari Kegiatan P5 dalam Kurikulum Merdeka, Kegiatan ini bentuk implementasi dari pendidikan demokrasi di yayasan Mumtaaz Elmabruuk.
Nahkodai H. Deden Badrusalam, M.Pd.I (Abah jiden) Saat diwawancarai media Transtwonews menyampaikan Organisasi yang Demokratis Terciptanya organisasi yang demokratis, terbuka, dan transparan.
Integritas dan Kepemimpinan, Siswa tidak hanya jago mengaji, berhitung akan tetapi juga belajar komitmen dan integritas dalam kepemimpinan.
Pengalaman Berharga: Kegiatan seperti ini menjadi pengalaman luar biasa bagi siswa, sehingga ketika lulus dapat menciptakan kerukunan di masyarakat.

(Abah jiden) Menambahkan dalam amanatnya Ini untuk Siswa -siswi SMP IT AS-Syafi’iyah.dibawah lindungan yayasan muuntaz El mabruuk di Islamic full day boarding school, Dua hal yang harus dilakukan anak didiknya yaitu;
-Hablumminallah: Menjaga hubungan dengan Allah, seperti yang sudah dilaksanakan melalui salat Dhuha dan kegiatan keagamaan lainnya.
-Hablumminannas: Menjaga hubungan dengan sesama, dengan berintegritas dan demokratis, seperti yang dicontohkan dalam pemilihan ketua OSIS saat ini ,Senin 14/12/2025.
Ketua yayasan menekankan pentingnya memilih pemimpin yang sholeh dan sholehah, meskipun ada beberapa calon.
Pelaksana demokrasi dalam pemilihan Ketua dan wakil ketua Osis ditingkat SMP IT AS-Syafiiyah diCibiuk kidul Pentingnya Pemilihan OSIS terbagi tiga pasang Kandidat antaralain No.1 Kiran berpasangan dengan Naufal,
No.2 Agnia dan Kurnia,serta
No.3 jihan dan Januar.
Islamic full day Boarding school As-syalafiiyah dalam pelaksana belajar penerapan ber demokrasi. Kegiatan ini dihadiri Ketua yayasan muuntaz El mabruuk As-syafiiyah (Abay jiden)hingga di persilahkan sebagai pembuka Demokrasi di pemilihan Organisasi intra Sekolah (OSIS).Begitu pula hadir jajaran para Guru pendidik serta pembina sekolah dan tamu undangan lainnya.
Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS adalah sebuah pengalaman pendidikan yang sangat berharga. Melalui proses pemilihan ini, siswa belajar tentang prinsip-prinsip demokrasi, seperti hak suara, kebebasan memilih, serta tanggung jawab sebagai pemilih dan calon pemimpin. Proses ini juga mengajarkan siswa tentang pentingnya partisipasi aktif dalam proses kehidupan berorganisasi dan pengambilan keputusan.
Prosesi pemilihan dimulai dengan kampanye oleh para calon ketua dan wakil ketua OSIS. Setiap calon diberikan kesempatan untuk menyampaikan visi, misi, serta program kerja mereka dalam sebuah forum yang terbuka untuk seluruh siswa. Kampanye ini dirancang untuk memberi wawasan kepada pemilih mengenai apa yang dapat diharapkan dari masing-masing calon dan bagaimana mereka berencana untuk membawa perubahan positif di sekolah ini.
Dalam rangka memastikan proses pemilihan berjalan dengan adil dan transparan, panitia pemilihan telah menyiapkan berbagai langkah, antara lain:
Sosialisasi Proses Pemilihan: Penjelasan mengenai tahapan pemilihan, hak dan kewajiban pemilih serta calon, serta aturan-aturan pemilihan.
Sesi tanya jawab di mana calon ketua dan wakil ketua OSIS mempresentasikan ide-ide siswa mereka. Untuk memberikan pengalaman yang mirip dengan pemilihan umum sesungguhnya.
Penghitungan Suara dan Pengumuman Hasil Proses ini dilakukan secara terbuka dan melibatkan berbagai pihak untuk memastikan transparansi demokrasi.
Siswa terpilih pemimpin OSIS tidak hanya memiliki kemampuan kepemimpinan, tetapi juga mampu menginspirasi dan memotivasi siswa untuk lebih aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan Sekolah.
Bersama OSIS Menjadi jembatan antara siswa dan pihak Sekolah.Dalam
Mengorganisir kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi pengembangan siswa.
Pungkasnya.
(Ayi Ahmad.S)


















