Garut, (Transtwonews).- 3 Desember 2025 Rutan Kelas IIB Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan melalui penyelenggaraan Kelas Lawan Buta Huruf yang digelar di Mushola Rutan Garut pada Rabu (3/12). Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 10.00 WIB dan diikuti oleh enam orang warga binaan yang masih belum mampu membaca dan menulis.
Kelas tersebut dipandu oleh peserta magang yang bekerja sama dengan jajaran Pelayanan Tahanan Rutan Garut. Dalam sesi pembelajaran, para peserta diperkenalkan pada huruf-huruf dasar, mulai dari abjad hingga konsonan, dengan metode belajar bertahap dan pendekatan personal untuk memudahkan pemahaman.
Kepala Rutan Kelas IIB Garut, Muchamad Ismail, menyampaikan bahwa upaya pemberantasan buta huruf merupakan bagian dari pembinaan yang bersifat rehabilitatif dan humanis. Ia berharap melalui program ini, warga binaan memiliki kemampuan literasi dasar yang dapat membantu mereka ketika kembali ke masyarakat.
“Kegiatan ini bukan sekadar mengajarkan huruf, tetapi membuka jalan baru bagi para warga binaan untuk memperbaiki diri, meningkatkan kepercayaan diri, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Kegiatan Kelas Lawan Buta Huruf menjadi salah satu program edukasi di Rutan Garut yang dirancang untuk memberikan kesempatan nyata bagi warga binaan untuk berkembang, serta mendukung upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemasyarakatan
(Ayi Ahmad)


















