Wiyadi Kecewa Nilai Seleksi Menurun, Pertanyakan Transparansi Panitia Pilwu Desa Tinumpuk

Sabtu, 22 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu,(Transtwonews) –  Bakal Calon Kuwu Desa Tinumpuk, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Wiyadi, menyampaikan kekecewaannya terhadap hasil seleksi administrasi dan penilaian yang dilakukan panitia Pilwu. Ia menilai ada kejanggalan lantaran nilai yang sebelumnya ia terima berada di posisi tertinggi, namun kemudian berubah menjadi nilai terendah. INDRAMAYU, Jumat, 21 November 2025

Menurut Wiyadi, penilaian yang semestinya menjadi bagian dari komponen kompetensi tidak sepenuhnya dimasukkan oleh panitia. Salah satunya ialah pengalaman dirinya sebagai anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), yang menurutnya memiliki dasar hukum kuat untuk diakui sebagai unsur pemerintahan desa.

“Saya pernah menjabat anggota BPD dua periode. Dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan peraturan turunannya, BPD merupakan bagian dari kelembagaan pemerintah desa. Tetapi mengapa pengalaman itu tidak dimasukkan sebagai nilai? Ini merugikan saya,” ujar Wiyadi.

Wiyadi menambahkan, ia akan memperjuangkan haknya dengan melaporkan dugaan ketidaksesuaian ini kepada panitia tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten, termasuk DPRD. Ia juga membuka kemungkinan membawa persoalan ini ke PTUN apabila tidak ada penyelesaian yang jelas.

Selain persoalan nilai, Wiyadi menyoroti belum adanya pengumuman resmi dari panitia meski nilai peserta telah diketahui. Ia menyebut informasi mengenai siapa saja yang lolos seleksi justru kerap berubah-ubah.

“Hari ini disebut si A lolos, besoknya berubah lagi ke si B atau si C. Dari delapan bakal calon, informasi kelulusan selalu gonta-ganti. Saya hanya ingin kejelasan. Panitia bilang proses ini rahasia, tapi kok informasi berubah terus seperti sudah ada yang diarahkan,” tegasnya.

Wiyadi menilai kondisi tersebut dapat menjadi preseden buruk bagi proses demokrasi di tingkat desa dan tidak memberikan pendidikan politik yang baik bagi masyarakat.

Di tempat terpisah, Arjaya selaku tim sukses Wiyadi juga meminta panitia Pilwu Desa Tinumpuk untuk memberikan penjelasan secara terbuka mengenai jalannya proses seleksi, mulai dari tahapan awal hingga penetapan calon tetap.

“Kami berharap panitia memberikan keterangan resmi agar tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak panitia Pilwu Desa Tinumpuk belum memberikan keterangan terkait keluhan tersebut.

( Kamal )

Berita Terkait

Tanggapan AMP Desa Sendang Atas Pelimpahan Kasus Kuwu Amin Muhammad dari Polda Jabar ke Polres Indramayu
Berkedok Gubuk Nongkrong di Tanggul Cimanuk: Diduga Jadi Sarang Transaksi Obat Keras Daftar G, Warga Dorong Penggerebekan!
Pemerintah Kecamatan Kedokanbunder Gelar Rangkaian Harkitnas dan Merayakan HUT Bank BJB ke-64 Dengan Berbagai Kegiatan
FPP Indramayu Dukung Penuh Cirebon Raya Jadi Tuan Rumah Muktamar NU ke-35
Dedi Aryanto, SE Terpilih Kembali Sebagai Ketua DPC HNSI Indramayu
Kuwu Desa Jayalaksana H Warno Menggelar Syukuran Tradisi Adat Mapag Sri, Dengan Pagelaran Wayang Kulit
Ketua Pokja Wartawan KBB Tegaskan: “Hari Kebangkitan Nasional Harusnya Bupati KBB Membuka diri dari Sekat Birokrasi untuk Kemajuan Kabupaten Bandung Barat !
Sebagai Bentuk Syukur Hasil Panen Pemdes Tambi Terus Lestarikan Adat Mapag Sri
Tag :

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 16:50

Tanggapan AMP Desa Sendang Atas Pelimpahan Kasus Kuwu Amin Muhammad dari Polda Jabar ke Polres Indramayu

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:15

Berkedok Gubuk Nongkrong di Tanggul Cimanuk: Diduga Jadi Sarang Transaksi Obat Keras Daftar G, Warga Dorong Penggerebekan!

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:48

Pemerintah Kecamatan Kedokanbunder Gelar Rangkaian Harkitnas dan Merayakan HUT Bank BJB ke-64 Dengan Berbagai Kegiatan

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:53

Dedi Aryanto, SE Terpilih Kembali Sebagai Ketua DPC HNSI Indramayu

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:27

Kuwu Desa Jayalaksana H Warno Menggelar Syukuran Tradisi Adat Mapag Sri, Dengan Pagelaran Wayang Kulit

Berita Terbaru