Studi Tiru Lapas Purwakarta ke Lapas Garut: Apresiasi Pembinaan Kemandirian hingga Produk Unggulan WBP

Rabu, 26 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut ,(Transtwonews).– Lapas Kelas IIA Garut menerima kunjungan studi tiru dari Lapas Kelas IIB Purwakarta, dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Purwakarta, Mizan Muhami, beserta jajaran. Rombongan disambut hangat oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Lapas Garut, Trian Pratikta, didampingi para pejabat struktural.

Kegiatan studi tiru ini bertujuan untuk melihat secara langsung pelaksanaan pembinaan kemandirian di Lapas Garut, khususnya program unggulan Coir Shade, produk kreatif WBP yang telah berhasil menembus pasar ekspor. Selain itu, rombongan juga meninjau Dapur Lapas H2O yang dikelola dengan standar higienis, serta Poliklinik Lapas Garut yang menjadi salah satu sarana layanan kesehatan bagi WBP.

Di sela kunjungannya, Kalapas Purwakarta Mizan Muhami memberikan apresiasi atas berbagai inovasi pembinaan di Lapas Garut. Ia menilai Lapas Garut berhasil menghadirkan program yang tidak hanya produktif, tetapi juga berdampak nyata pada peningkatan kemandirian WBP.
“Program Coir Shade di Lapas Garut ini luar biasa, pasarnya sudah ekspor. Tidak hanya itu, produk kopi ‘Kayana Kopi’ dan roti produksi Lapas Garut juga sangat berkualitas. Ini menjadi inspirasi bagi kami untuk diterapkan di Lapas Purwakarta,” ujarnya.

Kunjungan tersebut juga menjadi ajang tukar pengalaman antar-satuan kerja pemasyarakatan untuk memperkuat kualitas pembinaan. Ka. KPLP Lapas Garut, Trian Pratikta, menyampaikan bahwa Lapas Garut selalu membuka diri untuk berbagi praktik baik.
“Kami terus berupaya menghadirkan program pembinaan yang inovatif dan bermanfaat. Kunjungan seperti ini menjadi momentum penting untuk saling menguatkan dan meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan,” tuturnya.

Sementara itu, Kalapas Garut, Rusdedy, menegaskan bahwa keberhasilan program pembinaan di Lapas Garut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran dan warga binaan.
“Kami bersyukur berbagai program pembinaan di Lapas Garut mendapat perhatian dan menjadi rujukan satuan kerja lain. Semoga hasil kunjungan ini dapat memberikan manfaat dan mendorong kolaborasi yang lebih baik antar Lapas,” ungkapnya.

Kegiatan studi tiru ditutup dengan sesi foto bersama, sebagai simbol penguatan sinergi antara Lapas Purwakarta dan Lapas Garut dalam mendukung peningkatan kualitas pembinaan dan layanan pemasyarakatan.(Ayi Ahmad)

Berita Terkait

Sengketa Sepele Bisa Berujung Panjang, Ini Pentingnya Konsultasi Hukum Sejak Dini
Gebyar Prestasi TK se-Kecamatan Leuwigoong di Ponpes Alquran Asy-Syafiiah yayasan Mumtaaz El Mabruuk
Yayasan Al-Jabar Rutin Santuni Anak Yatim Jelang Idul Fitri
Bakti sosial Wujud Nyata Kepedulian OSIS  SMP PGRI Sukasono  Untuk Masyarakat
Ada-ada Saja Inovasi Koramil Tanjungsari, Ibu Persit Ajak Generasi Emas Kembali Ceria Lewat Permainan Tradisional
Sebanyak 72 Siswa Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa di SMPN 1 Sukawening.
Peringatan Isra’ Mi’raj di SMPN 3 Sindang, Drs. H. Gunawan, M.Pd.I.: Isra’ Mi’raj sebagai Ujian dan Penghibur bagi Rasulullah SAW dan Umatnya
Pihak Sekolah Gandeng Polsek Sukawening Tertibkan Knalpot Brong

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 22:31

Sengketa Sepele Bisa Berujung Panjang, Ini Pentingnya Konsultasi Hukum Sejak Dini

Sabtu, 4 April 2026 - 15:47

Gebyar Prestasi TK se-Kecamatan Leuwigoong di Ponpes Alquran Asy-Syafiiah yayasan Mumtaaz El Mabruuk

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:29

Yayasan Al-Jabar Rutin Santuni Anak Yatim Jelang Idul Fitri

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:33

Bakti sosial Wujud Nyata Kepedulian OSIS  SMP PGRI Sukasono  Untuk Masyarakat

Minggu, 8 Februari 2026 - 20:01

Ada-ada Saja Inovasi Koramil Tanjungsari, Ibu Persit Ajak Generasi Emas Kembali Ceria Lewat Permainan Tradisional

Berita Terbaru