Lapas Garut Berkerja Sama Dengan Perusahaan Coir Shade Untuk Pemberdayaan Lapas Binaan

Sabtu, 5 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT,(transtwonews) – Salah satu tugas lembaga permasyarakatan (lapas) adalah mengusahakan kegiatan pembinaan produktif bagi warga binaan. “Garut yang berada di Priangan Timur punya banyak limbah sabut kelapa yang dikelola oleh masyarakat. Karena itu saya memilih pengelolaan sabut  bagi warga binaan di Lapas Garut,” kata Rusdedy, Kepala Lapas Garut.

Dalam pelaksanaannya Lapas bekerjasama dengan perusahaan bernama Coir Indonesia yang memproduksi coir shade milik Cepi Mangkubumi untuk pemberdayaan warga binaan. Warga binaan menjadi tenaga kerja pengolahan sabut kelapa. Produk ini sangat padat karya sehingga bisa menyerap banyak warga binaan. Tidak memerlukan keahlian khusus karena rata-rata napi tidak mampu bila harus mengerjakan pekerjaaan dengan keterampilan tinggi.

“Memproduksi coir shade dari sabut kelapa ini napi cukup diajar 2-3 hari langsung sudah bisa. Dengan semakin banyak berlatih langsung bekerja keterampilannya semakin tinggi sehingga lebih banyak coir shade yang dihasilkan. Jadi apa yang kita pilih ini memang sangat cocok dan relevan untuk diterapkan di lapas karena hampir semua warga binaan bisa terlibat,” katanya.

kami masih kekurangan bahan baku. Ini peluang bagi masyarakat untuk membuka pengolahan sabut jadi cocofiber dan rope. Nilai ekonomi secara makro mungkin tidak terlalu besar tetapi multiplier efeknya lumayan dan memberi penghasilan bagi masyarakat dan warga binaan,” katanya.

Perusahaan juga terbantu karena salah satu kendalanya adalah sulit mencari tenaga kerja. Ketika ada pekerjaan lain di luar sering produksi berkurang, juga ada waktu libur sehingga tidak beroperasi. Padahal perusahaan sudah terikat kontrak dengan pembeli, kalau seperti itu bisa saja kontrak tidak bisa dipenuhi. Jadi lapas membantu perusahaan supaya bisa memenuhi target produksi.

Dengan adanya kegiatan ini setidak-tidaknya mereka memberi manfaat balik bagi negara dan masyarakat. Pengolahan sabut kelapa mampu mewujudkan ini. Kalau usaha lain misalnya garmen tidak semua napi bisa, misalnya ada 100 mesin jahit di lapas belum tentu ada 100 napi yang bisa mengoperasikannya.

Peternakan bagus tetapi serapan tenaga kerjanya rendah, usaha ternak ayam broiler Lapas Garut kerjasama dengan perusahaan hanya mempekerjakan 3 napi. Pertanian bagus, Lapas Garut juga ada, hanya tenaga kerja yang diserap 10-20 napi saja. Sedang coir shade ini menyerap 100-200 orang napi tergantung kapasitas tempat,” katanya.

( Ayi Ahmad)

Berita Terkait

Sengketa Sepele Bisa Berujung Panjang, Ini Pentingnya Konsultasi Hukum Sejak Dini
Gebyar Prestasi TK se-Kecamatan Leuwigoong di Ponpes Alquran Asy-Syafiiah yayasan Mumtaaz El Mabruuk
Yayasan Al-Jabar Rutin Santuni Anak Yatim Jelang Idul Fitri
Bakti sosial Wujud Nyata Kepedulian OSIS  SMP PGRI Sukasono  Untuk Masyarakat
Ada-ada Saja Inovasi Koramil Tanjungsari, Ibu Persit Ajak Generasi Emas Kembali Ceria Lewat Permainan Tradisional
Sebanyak 72 Siswa Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa di SMPN 1 Sukawening.
Peringatan Isra’ Mi’raj di SMPN 3 Sindang, Drs. H. Gunawan, M.Pd.I.: Isra’ Mi’raj sebagai Ujian dan Penghibur bagi Rasulullah SAW dan Umatnya
Pihak Sekolah Gandeng Polsek Sukawening Tertibkan Knalpot Brong

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 22:31

Sengketa Sepele Bisa Berujung Panjang, Ini Pentingnya Konsultasi Hukum Sejak Dini

Sabtu, 4 April 2026 - 15:47

Gebyar Prestasi TK se-Kecamatan Leuwigoong di Ponpes Alquran Asy-Syafiiah yayasan Mumtaaz El Mabruuk

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:29

Yayasan Al-Jabar Rutin Santuni Anak Yatim Jelang Idul Fitri

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:33

Bakti sosial Wujud Nyata Kepedulian OSIS  SMP PGRI Sukasono  Untuk Masyarakat

Minggu, 8 Februari 2026 - 20:01

Ada-ada Saja Inovasi Koramil Tanjungsari, Ibu Persit Ajak Generasi Emas Kembali Ceria Lewat Permainan Tradisional

Berita Terbaru