Retret Kepala Daerah di IPDN Jatinangor Diwarnai Protes Wartawan

Senin, 23 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMEDANG,(transtwonews) — Gelaran retret kepala daerah gelombang II di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, pada Minggu (22/6/2025) diwarnai aksi protes sejumlah wartawan lokal. Para jurnalis yang tergabung dalam Kelompok Kerja (Pokja) IPDN merasa diperlakukan tidak adil lantaran tidak mendapatkan kartu liputan resmi dari Pusat Penerangan (Puspen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Sesuai aturan dari Puspen Kemendagri, hanya wartawan yang memiliki ID card khusus yang diizinkan meliput seluruh rangkaian acara retret yang dihadiri para gubernur, bupati, dan wali kota dari berbagai daerah di Indonesia itu.

Padahal sebelumnya, para wartawan Pokja IPDN telah mengikuti serangkaian agenda persiapan peliputan. Mulai dari koordinasi teknis pada Rabu (18/6), hingga meliput peninjauan fasilitas retret oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, pada Kamis (19/6).

Namun pada hari pelaksanaan retret, sebagian besar wartawan lokal justru tidak menerima ID card liputan dari Puspen. Situasi ini memicu kekecewaan dan kecemburuan di kalangan jurnalis lokal yang merasa diabaikan.

“Kalau yang dipilih Puspen hanya media nasional, kenapa ada juga media non-nasional lain yang dapat kartu? Ini bukan soal izin masuk saja, tapi kami merasa tidak dihargai,” ujar Denjaya, wartawan senior media Mangle, saat ditemui Senin (23/6).

Menurut Aka ,sapaan akrab Denjaya,beberapa media lokal ternama di Sumedang yang selama ini aktif meliput kegiatan di IPDN pun tidak mendapatkan akses. Ia menilai hal ini menandakan adanya ketidakadilan dalam mekanisme akreditasi peliputan.

“Kami ini Pokja IPDN, bukan wartawan baru datang. Harusnya kami juga dihargai. Jangan diskriminatif, jangan membeda-bedakan media,” tegas Aka.

Pihak Puspen Kemendagri yang dikonfirmasi di lokasi menyatakan bahwa kuota kartu liputan terbatas dan hanya diberikan kepada wartawan yang terdaftar secara daring.

“Kartu sudah habis. Yang tidak terdaftar secara online, ya tidak dapat,” ujar salah seorang petugas Puspen yang enggan disebutkan namanya.

Ia menegaskan bahwa hanya wartawan yang masuk dalam daftar resmi dan melakukan pendaftaran daring yang dapat memperoleh ID card untuk liputan.

Namun, Denjaya membantah bahwa pihaknya mengetahui informasi soal pendaftaran online tersebut. Menurutnya, sebelumnya pihak Humas IPDN justru telah mengumpulkan data dan memotret kartu pers milik seluruh anggota Pokja IPDN untuk diajukan ke Puspen.

“Kartu pers Aka juga difoto. Katanya untuk diajukan. Tapi tidak ada kabar apa-apa. Sekarang malah ada yang bilang daftar harus online. Ini ada yang janggal,” ucapnya.

Sampai berita ini diturunkan, Hafiz,perwakilan lain dari Puspen Kemendagri,yang dimintai keterangan soal mekanisme akreditasi belum memberikan jawaban.

(red)

Berita Terkait

HUT ke-17 LBH Balinkras, Perkuat Solidaritas dan Komitmen Bela Masyarakat Kecil
Tender Infrastruktur Pemkab Indramayu 2026 Berjalan Kompetitif, AKSDAI: Proses Lelang Lebih Fair
Polsek Balongan Gagalkan Aksi Tawuran Antar Kelompok Pemuda di Sudimampir
Polemik Makin Panas, Kepala Pasar Karangampel Dituduh “Amankan” Uang Parkir Rp63 Juta Milik Perusahaan Pengelola Parkir
Pengurus Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) Gelar Silaturahmi Dengan PCNU se-Jawa Barat.
Gedung Perpustakaan Ramah Anak UPTD SDN 3 Kapringan Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu Diresmikan
Massa Aksi Demo ATJ Soroti Dugaan Korupsi PDAM, Beri “Hadiah” Ular Sekarung ke Pendopo Indramayu 
Anggota DPR RI Komisi IV Prof Rokhmin Dahuri,Terus Aktif Melakukan Safari Gemarikan

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 15:50

HUT ke-17 LBH Balinkras, Perkuat Solidaritas dan Komitmen Bela Masyarakat Kecil

Senin, 11 Mei 2026 - 12:33

Tender Infrastruktur Pemkab Indramayu 2026 Berjalan Kompetitif, AKSDAI: Proses Lelang Lebih Fair

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:20

Polsek Balongan Gagalkan Aksi Tawuran Antar Kelompok Pemuda di Sudimampir

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:15

Polemik Makin Panas, Kepala Pasar Karangampel Dituduh “Amankan” Uang Parkir Rp63 Juta Milik Perusahaan Pengelola Parkir

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:48

Pengurus Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) Gelar Silaturahmi Dengan PCNU se-Jawa Barat.

Berita Terbaru