Diduga Dirugikan Perusahaan, Peternak Ayam di Indramayu Adukan PT STS ke Dinas KPP lndramayu dan Rencana ke Gubernur Jawa Barat

Kamis, 17 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu, (Transtwonews) – Seorang Peternak Ayam Pedaging asal Indramayu, Wawan setiawan (32) melakukan Audensi kembali terhadap PT.STS (PT.Sinar Ternak Sejahtera) yang diduga telah merugikannya ke Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Indramayu, salam Audien tersebut diterima oleh drh.Dian Daju selaku Kepala Bidang Kesehatan Hewan mewakili Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten lndramayu, diruang kerjanya pada Kamis (17/4/2025).

Wawan mengaku mengalami kerugian berulang kali dalam kerja sama kemitraan peternakan yang dijalankan bersama perusahaan tersebut.

Kerja sama dimulai pada tahun 2022, melalui perantara bernama Ko Hendrik. Wawan mengisi lima kandang ayam pedaging dan menjalani empat musim panen. Pada panen pertama, hasil dianggap menguntungkan. Namun memasuki panen kedua hingga keempat, Wawan justru mengalami kerugian yang cukup besar yakni sekitaran puluhan miliar. Ironisnya, ia tetap diwajibkan membayar sejumlah biaya yang diduga fiktif karena dianggap tidak memenuhi target panen.

Merasa janggal, Wawan membawa sampel pakan ayam ke laboratorium Sucofindo untuk diuji. Hasilnya menunjukkan kadar protein dalam pakan tidak sesuai yang seharusnya 19,5% sampai 21,5% Namun hanya 9,95%. Hal ini memperkuat kecurigaannya bahwa kualitas pakan menjadi salah satu penyebab utama turunnya bobot ayam dan kegagalan panen.

Wawan sempat melaporkan permasalahan ini ke Polres Indramayu. Namun dua kali pemanggilan, pihak PT STS tak pernah hadir, hanya diwakili oleh Ko Hendrik. Laporan akhirnya dicabut dan dipindahkan ke Polda Jawa Barat, namun hasilnya dinilai tidak memuaskan.

Kini, Wawan kembali mengadu ke Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Indramayu, yang menyatakan akan mempelajari kasus tersebut lebih lanjut. Ia juga berencana membawa permasalahan ini ke Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam waktu dekat, demi mencari keadilan atas kerugian yang dialaminya.

“Kerugian kami ya lumayan fantastis, kami melapor kesana kemari selalu di pingpong, tapi tidak ada kejelasan hak kami sebagai peternak kecil, dan kami akan mengadakan demo bersama ormas dan beberapa masyarakat.” ungkap Wawan dengan nada kecewa.( Kamal)

Berita Terkait

Audiensi Bersama Bupati Lucky Buntu, Demo Besok Dipastikan KOMPI Bawa 10 Ribu Massa Duduki Pendopo Tolak Revitalisasi Tambak
Kabupaten Bandung Raih Peringkat Ke-3 Nasional, KDS Sukses Tingkatkan Kinerja ASN
Kang DS Dukung Langkah PMII Kabupaten Bandung dalam Gerakan Berantas Narkoba
KDS Turun Langsung, Normalisasi Sungai Cisunggalah Dikebut Lewat Kolaborasi Pentahelix
Atas Dukungan Kang Cucun, KDS Usulkan 3 Program Prioritas Atasi Banjir Kabupaten Bandung ke Kementerian PUPR
Rangkaian HUT ke-385, Bupati KDS: Niatkan Bekerja Lillahi Ta’ala, Segera Turun ke Lokasi Banjir
KDS Sambut Program BSPS dan KUR Perumahan, 1.200 Rutilahu Kabupaten Bandung Segera Dibedah Tahun Ini
KDS Perkuat Sinergi Tripartit, Dorong Kepatuhan Pemberian BPJS Ketenagakerjaan pada Buruh di Kabupaten Bandung

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 14:57

Audiensi Bersama Bupati Lucky Buntu, Demo Besok Dipastikan KOMPI Bawa 10 Ribu Massa Duduki Pendopo Tolak Revitalisasi Tambak

Senin, 27 April 2026 - 11:48

Kabupaten Bandung Raih Peringkat Ke-3 Nasional, KDS Sukses Tingkatkan Kinerja ASN

Minggu, 26 April 2026 - 08:19

Kang DS Dukung Langkah PMII Kabupaten Bandung dalam Gerakan Berantas Narkoba

Kamis, 23 April 2026 - 17:52

KDS Turun Langsung, Normalisasi Sungai Cisunggalah Dikebut Lewat Kolaborasi Pentahelix

Selasa, 21 April 2026 - 18:25

Atas Dukungan Kang Cucun, KDS Usulkan 3 Program Prioritas Atasi Banjir Kabupaten Bandung ke Kementerian PUPR

Berita Terbaru