Adanya Pengambilan Satu Set Alat Musik Jenis Gamelan Parakan Salak Sari Oneng Di Gedung Gamelan Musium Prabu Geusan Ulun Sumedang

Minggu, 7 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumedang,(transtwonews) – Adanya Pengambilan Satu Set Alat Musik Jenis Gamelan Parakan Salak Sari Oneng Oleh Sdr. MADE selaku Ahliwaris Dari DALEM R.A.A. SURYA DANU NINGRAT Di Gedung Gamelan Musium Prabu Geusan Ulun Sumedang. 

Kasi Humas Polres Sumedang menjelaskan Minggu ( 7/11/21 ) pukul 07.30 Wib bertempat di Gedung Gamelan Musium Prabu Geusan Ulun Sumedang Jln. Prabu Geusan Ulun No.36 Kel. Regol Wetan Kec. Sumedang Selatan Kab. Sumedang telah terjadi Adanya Pengambilan Satu Set Alat Musik Jenis Gamelan Parakan Salak Sari Oneng Oleh Sdr. MADE selaku Ahliwaris Dari DALEM R.A.A. SURYA DANU NINGRAT (Bupati Sukabumi pada Jaman Belanda) didampingi Ketua YPS ( YAYASAN PANGERAN SUMEDANG) Sdr. MUHAMMAD ALEX dan Sdr. RAHMAT selaku Anggota YPS. 

Pengambilan Satu Set Alat Musik Jenis Gamelan Parakan Salak Sari Oneng tersebut oleh Sdr. MADE selaku Ahliwaris Dari DALEM R.A.A. SURYA DANU NINGRAT (Bupati Sukabumi pada Jaman Belanda) didampingi Ketua YPS ( YAYASAN PANGERAN SUMEDANG) Sdr. MUHAMMAD ALEX dan Sdr. RAHMAT selaku Anggota YPS, pada saat peristiwa pengambilan dihimbau oleh Sdri. FRETY selaku Ketua Paguyuban Senin dan Budaya agar pihak ahliwaris membuat surat secara resmi kepada pihak Musium dengan maksud tertib administrasi, namun himbauan tersebut tidak dihiraukan, pengambilan satu set Gamelan tersebut selain  oleh ahliwaris dan Ketua YPS dibantu juga oleh Masyarakat Adat Guriang tujuh dengan menggunakan 3 (Tiga) unit KR 6 Jenis Truk Engkel.

asal – usul Gamelan Parakan Salak Sari Oneng, menurut keterangan Sdr. Lucky pewaris Kraton Sumedang Larang bahwa Gamelan tersebut adalah milik Keluarga Hoel Belanda yang merupakan Residen Kewilayahan Sukabumi, setelah Belanda pergi dari indonesia karena Jepang yang menjajah indonesia, kemudian Gamelan tersebut Diserahkan Kepada DALEM R.A.A. SURYA DANU NINGRAT (Bupati Sukabumi pada Jaman Belanda), pada tahun 1975 oleh Ahliwaris DALEM R.A.A. SURYA DANU NINGRAT Gamelan Tersebut dititipkan di Musiun Prabu Geusan Ulun Sumedang. 

sampai saat ini pihak YNWPS (Yayasan Najir Wakap Pangeran Sumedang) Sdr. LUKY tidak mengetahui dibawanya kemana Gamelan Parakan Salak Sari Oneng tersebut. 

permasalahan Pengambilan Satu Set Alat Musik Jenis Gamelan Parakan Salak Sari Oneng hal tersebut merupakan permasalahan internal keluarga antara YNWPS (Yayasan Najir Wakap Pangeran Sumedang) dengan YPS ( YAYASAN PANGERAN SUMEDANG) yang melibatkan Ahliwaris Dari DALEM R.A.A. SURYA DANU NINGRAT, namun tidak adanya surat secara resmi pengambilan Gamelan tersebut kepada pihak YNWPS selaku pengelola Wakap Pangeran Sumedang. 

Bahwa Gamelan Parakan Salak Sari Oneng merupakan  Cagar Budaya / Warisan Budaya dan sebagai Aicon Musium Prabu Geusan Ulun Sumedang, sehingga keberadaannya dilindungi oleh Undang – Undang.*** 

Berita Terkait

Tokoh Agama Ustadz Moch. Dudi Zenudin Ajak Masyarakat Isi Malam Tahun Baru dengan Doa Bersama
Kegiatan Budaya “Ngeuyeuk Dayeuh, Ngolah Nagri, Ngawangkong di Lembur” Digelar di Desa Cimanggung
Tasyakur Bini’Kmat Widiya Sari Ke-15 :Acara Rutin Rumasa di Bandung Bersama Ustadz Moch Dudi Zaenudin
Ratusan Masyarakat Gelar Doa Bersama Dalam Acara Unjungan Buyut Jayalaksana Desa Kapringan
Buyut Kandran Blok Serja Desa Sudimampir Menggelar Acara Unjungan
Bangkitkan Identitas Angklung, SORA Ciptakan Karya Orisinil Bertema Nusantara
Kepala Desa Cibesi Ajak Masyarakat Jaga Tradisi Keislaman Dalam Pengajian Rutin Bulanan Desa Cibeusi
Momen Curhat Ibu Rasih Warga Gang 2 Selatan Desa Karangampel Kidul, Pada Kang Dedi Mulyadi Gubernur Jawa Barat

Berita Terkait

Rabu, 31 Desember 2025 - 21:00

Tokoh Agama Ustadz Moch. Dudi Zenudin Ajak Masyarakat Isi Malam Tahun Baru dengan Doa Bersama

Selasa, 16 Desember 2025 - 19:17

Kegiatan Budaya “Ngeuyeuk Dayeuh, Ngolah Nagri, Ngawangkong di Lembur” Digelar di Desa Cimanggung

Senin, 3 November 2025 - 21:10

Tasyakur Bini’Kmat Widiya Sari Ke-15 :Acara Rutin Rumasa di Bandung Bersama Ustadz Moch Dudi Zaenudin

Sabtu, 1 November 2025 - 16:40

Ratusan Masyarakat Gelar Doa Bersama Dalam Acara Unjungan Buyut Jayalaksana Desa Kapringan

Rabu, 1 Oktober 2025 - 17:21

Buyut Kandran Blok Serja Desa Sudimampir Menggelar Acara Unjungan

Berita Terbaru